Kamis, 7 Mei 2026

Super League Indonesia

Performa Arema FC Menurun Jelang Jeda Kompetisi, Cedera Pemain Jadi Sorotan

Pil pahit harus di alami Arema FC dalam empat pertandingan secara beruntun dengan hanya memperoleh satu poin, begini sebab utamanya.

Tayang:
Editor: faridmukarrom
TribunMataraman.com/Purwanto/ Tribunmataraman.com Network
Pil pahit harus di alami Arema FC dalam empat pertandingan secara beruntun dengan hanya memperoleh satu poin, begini sebab utamanya. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Performa Arema FC mengalami penurunan dalam beberapa pertandingan terakhir di kompetisi Super League Indonesia 2025–2026.

Tim berjuluk Singo Edan itu harus menelan tiga kekalahan dan satu hasil imbang dalam empat laga terakhir sebelum jeda kompetisi.

Hasil tersebut membuat Arema FC hanya mampu meraih satu poin dan kini masih tertahan di posisi ke-11 klasemen sementara dengan 31 poin.

Padahal sebelumnya, pada pekan 19 hingga 21, Arema FC sempat tampil impresif dengan menyapu bersih pertandingan melalui tiga kemenangan beruntun. Namun setelah itu tren negatif kembali menghampiri tim asuhan Marcos Santos.

Baca juga: Jadwal Siaran SCTV Liga Inggris 14–15 Maret 2026 Chelsea, Man United, Man City, Arsenal, Liverpool

Pada pekan ke-25, Arema FC bahkan mencatat tiga kekalahan beruntun untuk pertama kalinya musim ini. Kekalahan terbaru dialami saat menghadapi Bhayangkara Presisi FC dengan skor 2-1 pada 10 Maret 2026.

Dari empat pertandingan terakhir, gawang Singo Edan tercatat telah kebobolan 11 gol, membuat lini pertahanan tim kembali menjadi sorotan.

Salah satu faktor utama menurunnya performa Arema FC adalah absennya bek asing mereka, Walisson Maia.

Pemain berusia 34 tahun itu harus menepi hingga akhir musim setelah mengalami patah tulang fibula. Cedera tersebut dipastikan setelah tim medis melakukan pemeriksaan MRI.

Cedera itu terjadi saat Maia tampil dalam laga menghadapi Borneo FC pada pekan ke-23. Ia hanya bermain selama 62 menit sebelum akhirnya ditarik keluar akibat mengalami benturan pada bagian kaki.

Dokter tim Arema FC, Nanang Tri Wahyudi, menyebut proses pemulihan Maia diperkirakan memakan waktu cukup lama.

“Dia patah tulang fibula, butuh waktu pemulihan mungkin sekitar tiga bulan,” ujar dr. Nanang.
Dengan estimasi tersebut, peluang Maia untuk kembali bermain pada sisa kompetisi musim ini hampir dipastikan tertutup, mengingat liga dijadwalkan berakhir pada akhir Mei 2026.

Nasib Maia pun serupa dengan pemain bertahan lainnya, Luiz Gustavo, yang sebelumnya juga harus mengakhiri musim lebih cepat akibat cedera ligamen lutut ACL.

Masalah di lini pertahanan Arema FC semakin bertambah setelah penjaga gawang utama mereka, Adi Satryo, mengalami cedera kepala.

Menurut dr. Nanang, Adi mengalami gegar otak ringan setelah terlibat benturan dalam pertandingan melawan Semen Padang FC.

Kondisi tersebut membuat sang kiper harus menjalani perawatan intensif dari tim medis. Padahal sebelumnya Adi sempat tampil impresif dengan mencatat tiga clean sheet berturut-turut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved