Super League Indonesia
Kata-kata Eduardo Perez Usai Dipecat Persebaya, Bajol Ijo Bidik Bernardo Tavares?
Sudah Berpisah Dengan Persebaya, Eduardo Perez Akui Senang Pernah Melatih Tim Yang Lahir di Kota Pejuang
Penulis: Khairul Amin | Editor: faridmukarrom
TRIBUNMATARAMAN.COM - Eduardo Perez resmi berpisah dengan Persebaya Surabaya pada Sabtu (22/12/2025) malam. Keputusan itu menandai berakhirnya masa kerja pelatih asal Spanyol tersebut yang kurang lebih enam bulan menangani Bajol Ijo sejak awal musim Super League 2025/2026.
Meski singkat, Eduardo mengaku banyak kenangan yang ia bawa pulang dari Kota Pahlawan. Dalam pernyataan perpisahannya, ia menegaskan bahwa Persebaya memberi pengalaman berharga baik secara profesional maupun emosional.
“Saya menikmati setiap hari. Persebaya adalah klub besar dengan sejarah yang panjang. Dengan para pemain saya, saya tahu di mana saya berada,” ujar Eduardo.
“Sejak menit pertama, saya merasakan kota ini. Saya tahu persis apa arti kota ini. Para pejuang, orang-orang yang berjuang,” lanjutnya.
Baca juga: Bapenda Kabupaten Blitar Bakal Tambah 4 Pos Pengawasan, Optimalisasi Penerimaan Pajak MBLB
Eduardo memimpin Persebaya dalam 11 pertandingan Super League 2025/2026. Dari total laga tersebut, ia mencatat empat kemenangan, empat hasil imbang, dan tiga kekalahan. Hasil yang belum memenuhi ekspektasi klub hingga akhirnya diputuskan berpisah sebelum putaran pertama selesai.
Meski demikian, Eduardo tetap menaruh rasa hormat dan kebanggaan terhadap tim serta dukungan Bonek Mania.
“Saya sangat bahagia di sini, bekerja di klub ini dengan para pemain yang dimiliki,” katanya.
“Persebaya adalah klub besar yang memiliki suporter terbaik,” pungkasnya.
Persebaya menjadi klub Indonesia ketiga bagi Eduardo Perez. Sebelumnya, ia pernah menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia di era Luis Milla dan menangani PSS Sleman.
Pengganti Eduardo Bernardo Tavares?
Sosok pengganti Eduardo Perez mulai mengerucut.
Nama yang paling santer disebut adalah Bernardo Tavares, mantan pelatih PSM Makassar yang kini ramai dibicarakan publik di media sosial.
Pelatih asal Portugal itu disebut-sebut menjadi kandidat terkuat untuk menangani Persebaya di sisa musim Super League 2025/2026.
Bernardo Tavares sendiri baru saja meninggalkan PSM Makassar setelah pekan ketujuh, tepatnya usai laga melawan PSIM Yogyakarta.
Keputusan mundurnya pelatih berusia 43 tahun itu langsung memantik minat banyak klub. Kabarnya, tidak kurang dari 10 tim Super League mengincarnya, termasuk Semen Padang yang sempat lebih dulu kehilangan Eduardo Almeida.
Semen Padang bahkan mengaku sudah mencoba melakukan komunikasi langsung dengan Bernardo Tavares. Namun, pendekatan tersebut tak berujung kesepakatan. Kini klub Kabau Sirah telah menunjuk pelatih baru, yakni Dejan Antonic, dan membuka jalan bagi klub lain untuk mengejar Tavares.
Profil Bernardo Tavares
| Persik Kediri Kalah dari PSM Makassar, Macan Putih Tertahan di Papan Tengah Klasemen Super League |
|
|---|
| Bek Muda Persik Kediri Raih Player of the Match Pascabungkam Persita, Rendy Sanjaya Bangga |
|
|---|
| Persik Kediri Siap Curi Poin di Markas PSM Makassar, Marcos : Tak Ada Tekanan |
|
|---|
| LIVE Indosiar Gratis! LINK TV Online Live Streaming Dewa United vs Persib Bandung Super League |
|
|---|
| Update Bidikan Baru Persib Bandung, Ruyery Blanco Bomber PSBS Biak Jadi Target Baru? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Bruno-Moreira-Kapten-Persebaya-saat-konpers.jpg)