Minggu, 7 Juni 2026

Prabowo Resmikan Museum Marsinah

Resmi Dibuka, Ribuan Pengunjung Langsung Serbu Museum Marsinah dan Rumah Singgah

Museum Marsinah dan Rumah Singgah, telah resmi dibuka sedari Senin (25/5/2026). 

Tayang:
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Danendra Kusuma
DISERBU PENGUNJUNG - Museum Marsinah dan Rumah Singgah, telah resmi dibuka. Di akhir pekan jumlah pengunjung museum mencapai 527 orang. 

TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Museum Marsinah dan Rumah Singgah, telah resmi dibuka sedari Senin (25/5/2026). 

Tak lama usai dibuka, museum yang berlokasi di Desa Nglundo, Kecamatan Sukamoro, Kabupaten Nganjuk itu langsung diserbu pengunjung. 

Jika ditotal hingga Minggu (7/6/2026), warga yang bertandang ke museum telah mencapai ribuan orang. 

Tingkat kunjungan paling banyak, umumnya, terjadi pada akhir pekan. 

Kepala Staf Museum Marsinah, Eka Rusdianti, mengatakan museum dibuka pada Rabu hingga Senin, pukul 09.00 WIB-17.00 WIB. 

Baca juga: Sosok Ir Bagus Budiarto, Alumnus ITS yang Desain Bangunan Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk

Operasional Museum Marsinah libur atau tutup tiap Selasa. "Museum sudah dibuka gratis untuk umum," kata Dian -sapaannya-. 

Ia menyebut antusiasme masyarakat dalam mengunjungi museum terbilang begitu besar. Pada Minggu Misalnya, tercatat sedikitnya 575 orang mengunjungi Museum Ibu Marsinah

Sementara, di hari lainnya, rata-rata pengunjung yang datang mencapai 200-300 orang. 

"Pengunjung berasal dari Nganjuk, Surabaya, Malang, Kediri, Sidoarja, Bali, dan Bogor. Kalau usianya merata, anak-anak sampai dewasa," sebutnya. 

Di dalam museum, terpajang bermacam koleksi peninggalan atau barang pribadi Marsinah

Di antaranya, ijazah, piagam penghargaan, blazer, tas jinjing merah, wadah kacamata, dompet, dan sepeda angin. 

Kemudian, juga tedapat diorama perjuangan Marsinah bersama buruh, momen penganugerahan Pahlawan Nasional, rangkaian peristiwa tragedi Marsinah dan mencari keadilan. 

"Nantinya pasti akan ada program untuk menarik pengunjung. Tapi masih kami musyawarahkan dan didiskusikan. Program itu nantinya harus berdampak positif. Kami juga mengutamakan edukasi," ungkapnya. 

Selain museum, pengunjung bisa mengakses taman di area tengah. Taman itu dilengkapi kolam ikan. Di sisi lain, rumah singgah juga telah dibuka untuk umum.

Rumah singgah berada di area belakang. Totalnya ada empat kamar. Rencananya, dua diperuntukkan bagi pengunjung. Dua lainnya, berfungsi sebagai kantor serta Marsini kakak Marsinah

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved