Minggu, 3 Mei 2026

Hari Buruh 2026

Kang Marhaen dan Trihandy Ziarahi Makam Marsinah saat Hari Buruh 2026

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi Ziarahi Makam Marsinah saat Hari Buruh 2026, Pahlawan Nasional yang Berangkat dari Wong Cilik

Tayang:
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Danendra Kusuma
PERINGATI MAY DAY - Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, Forkopimda, dan lintas elemen berziarah ke makam Pahlawan Nasional Marsinah saat peringatan Hari Buruh 2026, Jumat (1/5/2026). Mereka juga menggelar tasyakuran.  

TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Bertepatan Hari Buruh 2026 Internasional atau May Day, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, berziarah ke makam Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Jumat (1/5/2026). 

Kegiatan itu turut diikuti, Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, Forkopimda, serikat pekerja, dan tokoh masyarakat. 

Di lokasi, mereka kusyuk memanjatkan doa serta melaksanakan tabur bunga. 

Sesudahnya, mereka menggelar tasyakuran secara sederhana atas gelar Pahlawan Nasional yang kini telah dianugerahkan kepada Marsinah. 

Baca juga: Tak Digaji Sejak Agustus 2025, Pekerja di Tulungagung Lapor ke Disnakertrans saat Hari Buruh 2026

Kang Marhaen -sapaan Bupati- mengatakan Marsinah merupakan sosok yang istimewa. 

Dia berangkat dari masyarakat kecil dan hidupnya penuh perjuangan. Usia belum genap 3 tahun, Marsinah menjadi piatu, ibundanya meninggal dunia. 

Kemudian, kondisi ekonomi keluarganya serba pas-pasan. Hingga akhirnya Marsinah memutuskan bekerja sebagai buruh pabrik. 

"Mbak Marsinah berangkat dari orang kecil istilah saya kaum marhaen, kaum wong cilik. Inilah kebanggaan warga Nganjuk, bahwa Nganjuk punya Pahlawan yang berangkat dari wong cilik," katanya. 

Di sisi lain, kang Marhaen memberikan apresiasi kepada para buruh. Sebab, menurutnya, buruh merupakan salah satu motor penggerak ekonomi di Kabupaten Nganjuk

"Buruh ini membantu Kabupaten Nganjuk. Angka kemiskinan dan pengangguran tiap tahun turun. Kontribusi buruh luar biasa. Saya mengucapkan selamat Hari Buruh Internasional. Terimakasih untuk para buruh," ungkapnya. 

Baca juga: Harga Sapi di Trenggalek Naik Rp 3-4 Juta, Stok Hewan Kurban untuk Idul Adha 2026 Aman

Lebih lanjut, kang Marhaen menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak buruh. 

Pihaknya, akan ikut berperan dalam mencari solusi apabila terjadi persoalan antara buruh dengan pengusaha. 

Ia juga menekankan hubungan industrial di Kota Angin bisa berjalan harmonis. 

"Mari jaga Nganjuk. Kita membela yang kecil tapi tidak memusuhi yang besar (pengusaha). Yang besar kita ajak membantu orang kecil yang kita perjuangkan," jelasnya. (nen) 

(Danendra Kusuma/TribunMataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved