Senin, 13 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Nganjuk

Wabup Nganjuk Mas Handy Dorong Pengelolaan Parkir Profesional dan Berbasis Data

Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, menegaskan pentingnya pembenahan sektor perhubungan melalui tiga isu utama

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Danendra Kusuma
Beri Arahan : Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro (kanan), ketika menghadiri kegiatan koordinasi dengan jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) setempat. Pada kesempatan itu, dia memberikan arahan terkait penataan parkir, pengawasan angkutan tambang, dan pemerataan penerangan jalan umum (PJU). 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, menegaskan pentingnya pembenahan sektor perhubungan melalui tiga isu utama.
  • Ketiganya adalah penataan parkir, pengawasan angkutan tambang, dan pemerataan penerangan jalan umum (PJU).
  • Arahan tersebut disampaikan mas Handy -sapaan Wabup- saat menghadiri kegiatan koordinasi dengan jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk

TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK - Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, menegaskan pentingnya pembenahan sektor perhubungan melalui tiga isu utama.

Ketiganya adalah penataan parkir, pengawasan angkutan tambang, dan pemerataan penerangan jalan umum (PJU).

Arahan tersebut disampaikan mas Handy -sapaan Wabup- saat menghadiri kegiatan koordinasi dengan jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk.

Mas Handy mengatakan sistem perpakiran harus diterapkan secara optimal.

Sebab, jika belum maksimal, potensi praktik pungutan liar bisa muncul. 

"Parkir harus jelas. Mana yang berbayar dan mana yang tidak. Jangan sampai masyarakat merasa dipungut tanpa dasar. Ini harus ditata agar tidak menimbulkan kebocoran," katanya, Jumat (3/4/2026). 

Ia pun mendorong agar pengelolaan parkir dilakukan secara profesional dan berbasis data.

"Sehingga potensi pendapatan daerah dapat dimaksimalkan tanpa membebani masyarakat," tambahnya. 

Baca juga: Siswa Magang Tercover Program BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Nganjuk : Bentuk Perlindungan

Pada sektor angkutan tambang, ia melanjutkan, pengendalian kendaraan bertonase besar yang berpotensi merusak infrastruktur jalan sangat penting. 

Sebab, menurutnya, jalan yang dibangun dengan anggaran besar harus dijaga. 

"Jangan sampai jalan menjadi rusak karena kendaraan over kapasitas. Ini perlu pengawasan dan regulasi yang tegas," ungkapnya. 

Mas Handy mendorong adanya inovasi dan efisiensi dalam pembangunan infrastruktur penerangan jalan atau PJU. 

Dia mengusulkan, penyesuaian jarak antar lampu berdasarkan kondisi wilayah.

"Kita bisa mulai dengan jarak tertentu, misalnya 100 meter, lalu dievaluasi. Paling penting ada progres nyata dan manfaatnya dirasakan masyarakat," ucapnya. 

Kegiatan ini merupakan langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk memperkuat kinerja sektor transportasi melalui sinergi lintas pemangku kepentingan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved