Senin, 8 Juni 2026

Berita Viral

Heboh Kemunculan Pocong di Nguling Pasuruan, Diburu Warga Sembari Bawa Celurit

Teror pocong kembali terjadi, kali ini di Wotgalih, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Kiriman Warga
POCONG - Penampakan diduga sosok pocong yang muncul di Wotgalih, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Sosok pocong telah meresahkan, tak terkecuali di Provinsi Jatim. 

Berawal dari Pasuruan, Lamongan, Kediri kemudian geser ke Probolinggo serta Lumajang. Belum lama ini teror pocong sudah melanda daerah Bangkalan Madura dan Surabaya.

Di beberapa daerah, pocong sudah berhasil diungkap dan ternyata hanya remaja yang mengenai konten viral dengan menjadi pocong jadi-jadian.

Terbaru, warga Desa Wotgalih, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan dihebohkan dengan penampakan pocong.

Baca juga: Dua Bocah di Rejoso Nganjuk Terluka Akibat Ledakan Benda Misterius di Vila Garas

Penampakan pocong tersebut terlihat di selatan SMPN 3 Nguling, Jumat (5/6/2026).

Perbincangan dan video mengenai kejadian ini pun sempat viral di media sosial.

Dari video yang didapat TribunMataraman.com, sejumlah warga mencari sosok pocong yang sempat diabadikan dalam bentuk foto. Dugaan warga, sosok tersebut adah anak-anak yang sedang bermain atau berdandan ala pocong pada malam hari di sekitar selatan SMPN 3 Nguling. 

Saat pencarian, warga masuk ke semak dan kebun bahkan sempat berkumpul sembari memperbicangkan mengenai sosok pocong yang ramai di sosial media. Beberapa di antara warga, ada juga yang membawa celurit untuk berjaga-jaga.


Dari sekian banyak teror pocong di wilayah Jawa Timur, berikut rangkuman beberapa daerah yang berhasil mengungkap sosoknya :

Pocong Lamongan

Warga salah satu kampung di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dibuat resah setelah muncul video viral yang memperlihatkan sosok diduga pocong berdiri di pinggir gang permukiman pada malam hari. 

Aksi tersebut dinilai tidak terpuji lantaran meresahkan masyarakat dan tidak patut dicontoh.

Video berdurasi singkat itu menyebar luas di media sosial dan aplikasi percakapan warga. Dalam rekaman terlihat sosok berbalut kain putih berdiri di area gang yang minim penerangan.

Suasana malam membuat warga yang melihat video tersebut sempat ketakutan dan penasaran.

Ulahnya membuat  kaget karena lokasi kemunculan sosok tersebut berada tepat berada di perkampungan yang padat penduduk.

Aksi semacam itu justru membuat warga merasa tidak nyaman, terlebih video sudah terlanjur menyebar luas dan memicu keresahan di lingkungan kampung.

Kini pelakunya terciduk bahkan harus melibatkan polisi untuk memburu pelakunya. Pelakunya remaja setempat. Dan pela juga diminta menenteng pakain pocong yang ia gunakan untuk beraksi

"Jelas sudah ada pelakunya. Dan itu tidak perlu dicontoh, " kata Kasi Humas Polres Lamongan, IPDA M Hamzaid, Sabtu (23/5/2026).

Pocong Tulungagung

Polsek Rejotangan melakukan sosialisasi terkait kabar teror pocong di Desa/Kecamatan Rejotangan.

Kabar yang beredar di media sosial itu dipastikan hoaks dan sekadar konten editan.

Dalam foto yang beredar terlihat sosok putih seperti pocong berdiri di depan sebuah rumah.

Dalam keterangan gambar, lokasinya dekat SDN 3 Rejotangan ke arah barat.

Kapolsek Rejotangan, AKP Kasianto, mengaku mendatangi langsung rumah yang disebut dalam unggahan itu, pada Minggu (24/5/2026) pukul 20.30 WIB.

"Kami temui pemilik rumah, perangkat desa dan lingkungan sekitar. Mereka juga sudah tahu isu ini," jelasnya.

Kasianto menegaskan, foto yang beredar adalah hasil editan.

Pocong Kediri

DIAMANKAN - Suasana saat pemuda di wilayah Plosoklaten Kediri diamankan pihak kepolisian lantaran berpakaian Pocong di jalanan, Sabtu (23/5/2026). 
DIAMANKAN - Suasana saat pemuda di wilayah Plosoklaten Kediri diamankan pihak kepolisian lantaran berpakaian Pocong di jalanan, Sabtu (23/5/2026).  (TribunMataraman.com/Isya Anshori)

Fenomena video pocong yang viral di media sosial ternyata menjadi pemicu sejumlah pelajar di Kabupaten Kediri nekat membuat aksi serupa demi konten dan hiburan. Alih-alih mendapat perhatian di media sosial, aksi mereka justru memicu kepanikan warga hingga berakhir diamankan polisi.

Kasus pertama terjadi di Kecamatan Plosoklaten pada Sabtu (23/5/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu warga dibuat geger setelah melihat sosok menyerupai pocong dibonceng sepeda motor melintas di Jalan Raya Brenggolo-Plosoklaten Desa Brenggolo.

Karena curiga dan takut, warga kemudian mengejar rombongan remaja tersebut. Dari lima pelajar yang datang menggunakan dua sepeda motor, tiga remaja berhasil diamankan warga, termasuk satu pelajar yang mengenakan kostum pocong.

Ketiga pelajar itu masing-masing berinisial R (15), M (14) dan R (16). Mereka kemudian dibawa ke Polsek Plosoklaten untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan melalui Kanit PPA Polres Kediri Ipda Eko Idya Sunarwan mengatakan aksi tersebut dilakukan para pelajar hanya untuk membuat konten media sosial.

"Sudah kami amankan dan kami periksa usai laporan masuk ke polusu. Pelaku masih anak," jelas Eko kepada Tribunmataraman.com, Minggu (24/5/2026) siang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelajar itu mengaku terinspirasi dari tren video pocong yang ramai beredar di internet dan media sosial.

"Mereka cuma buat konten saja," imbuh Eko.

Meski dipastikan hanya untuk konten hiburan di media sosial, polisi tetap mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja agar tidak membuat konten yang dapat memicu keresahan warga.

Sementara itu, kejadian serupa kembali terjadi di Kecamatan Kandat saat malam takbiran Iduladha. Video sosok pocong yang berkeliaran di wilayah tersebut juga sempat membuat masyarakat resah karena dikaitkan dengan isu kriminalitas berkedok pocong yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Kapolsek Kandat Iptu Abdul Azis mengatakan setelah dilakukan penyelidikan sosok pocong tersebut ternyata juga diperankan seorang pelajar yang hanya berniat bercanda.

"Setelah dilakukan klarifikasi dan penyelidikan, diketahui bahwa sosok yang mengenakan pakaian menyerupai pocong tersebut merupakan seorang anak di bawah umur yang hanya berniat bercanda dan menakut-nakuti teman-temannya saat kegiatan takbir," jelas Iptu Azis, Kamis (28/5/2026).

Pocong Lumajang

Sebelumnya di daerah Lumajang, warga telah melihat pocong yang membawa celurit. Bahkan dalam salah satu video, mereka tengah berjaga.

"Ini kami sedang berjaga. Beberapa warga telah melihat pocong yang bercelurit, suah dikejar namun tak didapat," kata warga kala itu.

Pocong Surabaya

Warga Surabaya dihebohkan dengan kemunculan sosok misterius yang disebut menyerupai pocong di kawasan Mulyosari, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya.

Peristiwa tersebut menjadi viral setelah foto hasil rekaman CCTV beredar luas di media sosial. Unggahan itu salah satunya dibagikan akun Instagram @JawatimurPopuler dan langsung memicu beragam reaksi dari masyarakat.

Dalam foto yang beredar, terlihat sosok berbalut kain putih yang disebut-sebut menyerupai pocong berada di area sebuah rumah kos pada waktu yang berbeda.

"Dalam salah satu foto, sosok tersebut terlihat berdiri di area parkiran, sementara pada foto lainnya tampak berada di depan pintu kamar kos saat dini hari," tulis akun tersebut, Senin (1/6/2026).

Pocong Bondowoso

Sejumlah warga di Dusun Poler, Desa Sumbertengah, Kecamatan Binakal, heboh rumahnya digedor orang tak dikenal pada Minggu (24/5/2026) dinihari.

Aksi ini kian meresahkan di tengah ramainya foto pocong di depan rumah warga Dusun Poler. Meski belum diketahui pasti apakah foto tersebut editan AI atau bukan.

Aksi gedor pintu orang tak dikenal membuat resah warga. Terlebih informasi adanya teror pocong jadi-jadian di berbagai kota yang merebak di media sosial.

NZ, salah seorang warga Desa Sumber Tengah yang rumanya digedor mengungkapkan kejadian menakutkan itu.

Pocong Jember

Isu teror pocong rupanya merambah juga di Kabupaten Jember, meski hanya lewat media sosial.

Namun pihak Polres Jember memastikan teror pocong itu palsu alias hoaks.

Beberapa waktu lalu, beredar informasi video adanya teror pocong Kelurahan/Kecamatan Patrang, Jember. Informasi itu beredar di media sosial, termasuk diunggah melalui sebuah akun publik di Instagram

Mendapatkan informasi perihal teror pocong ini, Polres Jember menelusurinya.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengkonfirmasi orang yang ditengarai mengetahui awal informasi teror pocong itu. Dan usut punya usut, teror pocong itu hanya hasil editan AI (artificial intelligence).

Pocong Bangkalan

Teror pocong di Leces, Kabupaten Probolinggo
Teror pocong di Leces, Kabupaten Probolinggo (TribunMataraman.com/Kiriman Warga)

Beredar video berdurasi 43 detik berisi permintaan maaf dari pemuda berinisial SF. Ia mengaku sebagai pemeran utama konten pocong yang viral.

SF meminta maaf kepada Kepala Desa Mrandung, warga Desa Mrandung, Kecamatan Klampis, serta masyarakat Bangkalan secara umum. Ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan tidak membuat konten serupa di kemudian hari.

Video permintaan maaf itu direkam dengan didampingi tokoh masyarakat dan personel Polsek Klampis. Dari sinilah terungkap lokasi asli video bukan di Kamal, melainkan Desa Mrandung, Kecamatan Klampis.

(TribunMataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved