Sabtu, 2 Mei 2026

Pernikahan Malam Songo di Bojonegoro

484 Pasangan di Bojonegoro Menikah di Malam Songo Ramadan, Diyakini Penuh Berkah

Ada sebuah tradisi unik di Bulan Ramadan yang diyakini dan dilakukan oleh warga Bojonegoro, yakni menikah

Tayang:
Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Misbahul Munir
PERNIKAHAN - Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Kemenag Bojonegoro, H. Sun’an saat memberikan keterangan perihal pernikahan Malam Songo di Bojonegoro. 

 

Ringkasan Berita:
  • Pernikahan Malam Songo Bulan Ramadan, ini bukan judul film, namun sebuah tradisi unik.
  • Tradisi menikah pada malam kesembilan bulan Ramadan atau yang dikenal masyarakat sebagai malam songo masih kuat dijalankan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
  • Malam kesembilan atau malem songo tahun ini jatuh pada tanggal 18 Maret 2026.
  • Malam kesembilan diyakini menjadi hari baik dan membawa keberkahan bagi pasangan yang akan melangsungkan pernikahan

TRIBUNMATARAMAN.COM, BOJONEGORO - Pernikahan Malam Songo Bulan Ramadan, ini bukan judul film, namun sebuah tradisi unik.

Tradisi menikah pada malam kesembilan bulan Ramadan atau yang dikenal masyarakat sebagai malam songo masih kuat dijalankan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Malam kesembilan atau malem songo tahun ini jatuh pada tanggal 18 Maret 2026.

Malam kesembilan diyakini menjadi hari baik dan membawa keberkahan bagi pasangan yang akan melangsungkan pernikahan.

Malam kesembilan ini bukan dihitung dari awal Ramadan, namun mengaju kepada 10 Hari terakhir di Bulan Ramadan.

Pada Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 ini, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro mencatat sedikitnya 484 peristiwa pernikahan yang dilayani oleh Kantor Urusan Agama (KUA) di berbagai kecamatan pada malam tersebut.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Bojonegoro, H. Sun’an, mengatakan tingginya jumlah pernikahan pada malam Ramadan merupakan fenomena yang hampir terjadi setiap tahun di Bojonegoro.

“Pada malam 9 Ramadan tahun 2026 ini tercatat sebanyak 484 peristiwa pernikahan yang dilayani oleh KUA di seluruh kecamatan di Bojonegoro,” ujar Sun’an.

Baca juga: Bagi Takjil dan Buka Bersama, Mas Dhito Minta Seluruh Kader PDIP Kediri Tetap Solid

Dari data tersebut, Kecamatan Baureno menjadi wilayah dengan jumlah pernikahan terbanyak, yakni 48 pasangan.

Disusul Kecamatan Kepohbaru sebanyak 41 pasangan, serta Kecamatan Kanor dengan 34 pasangan.

Sejumlah kecamatan lain juga mencatat angka pernikahan yang cukup tinggi.

Di antaranya Kecamatan Sumberrejo dengan 32 pasangan dan Kecamatan Dander sebanyak 30 pasangan.

Sementara itu, beberapa kecamatan mencatat jumlah pernikahan relatif sedikit.

Kecamatan Gondang hanya terdapat satu pasangan yang melangsungkan pernikahan, sedangkan Kecamatan Kedewan tercatat dua pasangan yang melangsungkan akad nikah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved