Selasa, 14 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Pacitan

Uniknya Ritual Thetek Melek Pacitan, Menjaga Harmoni Manusia dan Alam

Warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menggelar ritual Thetek Melek

Editor: Sri Wahyuni
Istimewa/Prokopim Pacitan
THETEK MELEK - Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji saat memimpin ritual thetek melek di hamparan sawah di Desa Sukoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Minggu (21/12/2025). Ritual adat Thetek Melek yang digelar setahun sekali ini mempertemukan warga, seniman, dan pemimpin daerah dalam satu prosesi sakral 

Ringkasan Berita:
  • Warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menggelar ritual Thetek Melek, Minggu (21/12/2025).
  • Ritual adat tahunan ini digelar di hamparan sawah desa setempat.
  • Dan untuk kesekian kalinya, hamparan sawah Desa Sukoharjo, Pacitan menjadi ruang doa dan ekspresi seni. 
  • Ritual adat Thetek Melek yang digelar setahun sekali ini mempertemukan warga, seniman, dan pemimpin daerah dalam satu prosesi sakral

TRIBUNMATARAMAN.COM, PACITAN - Warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menggelar ritual Thetek Melek, Minggu (21/12/2025).

Ritual adat tahunan ini digelar di hamparan sawah desa setempat.

Dan untuk kesekian kalinya, hamparan sawah Desa Sukoharjo, Pacitan menjadi ruang doa dan ekspresi seni. 

Ritual adat Thetek Melek yang digelar setahun sekali ini mempertemukan warga, seniman, dan pemimpin daerah dalam satu prosesi sakral. 

Dalam ritual tersebut, warga membawa opyak-opyakan hama dan menaruh tumpeng.

Opyak-opyakan merupakan Bahasa Jawa yang maksudnya alat pengusir, dalam hal ini untuk mengusir hama.

Diiringi tetabuhan unik muncul serombongan warga lain dipimpin Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji melewati pematang sawah sambil membawa bongkok (pelepah Kelapa) bolong.

Baca juga: Viral, Tiga Boks Hydrant Raib di Jembatan Suramadu, Satu Ditemukan dan Dua Buah Masih Misteri

Bongkok bolong tersebut selanjutnya diserahkan kepada Mbah Lurah (Kades Sukoharjo) untuk ditancapkan di tanah.

Aktivitas ini diikuti oleh warga lain yang juga turut menancapkan bongkok di seluruh pematang sawah. 

Selanjutnya, sebuah seni pertunjukan Kiblat Papat Limo Pancer dan tari orang-orangan sawah tersaji. 

Ya, inilah gambaran pertunjukan karya dari Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji dalam rangkaian ritual Thetek Melek.

Diketahui bahwa ritual Thetek Melek sendiri adalah praktik adat yang berfungsi menjaga harmoni antara manusia dan alam agraris.

Sebuah ruang simbolik yang menyimpan potensi kreatif dan sosial. 

Diketahui juga Thetek Melek merupakan tradisi turun menurun di Pacitan untuk mengusir pagebluk.

THETEK MELEK - Ritual thetek melek di hamparan sawah di Desa Sukoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Minggu (21/12/2025). Ritual adat Thetek Melek yang digelar setahun sekali ini mempertemukan warga, seniman, dan pemimpin daerah dalam satu prosesi sakral
THETEK MELEK - Ritual thetek melek di hamparan sawah di Desa Sukoharjo, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Minggu (21/12/2025). Ritual adat Thetek Melek yang digelar setahun sekali ini mempertemukan warga, seniman, dan pemimpin daerah dalam satu prosesi sakral (Istimewa/Prokopim Pacitan)

Dan kembali digelar 2022 lalu setelah sempat terhenti karena wabah Covid 19. Setelah pandemi reda, ritual ini kembali digelar setiap tahun.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved