Rabu, 3 Juni 2026

Pembangunan Tol di Jawa Timur

Daftar Lengkap Trase Tol Baru Kota Malang-Pantai Malang Selatan

Daftar Rute Trase Tol Malang- Pantai Malang Selatan melewati Bululawang–Gondanglegi demi terkoneksi langsung ke jalur wisata pantai Malang Selatan.

Tayang:
Editor: faridmukarrom
Tribunnews.com/Kolase Surya
Daftar Rute Trase Tol Malang- Pantai Malang Selatan melewati Bululawang–Gondanglegi demi terkoneksi langsung ke jalur wisata pantai Malang Selatan. 

Daftar Trase

Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang (Kota Malang)
• Titik awal pembangunan tol lanjutan dari seksi terakhir yang sudah ada.
Arah lurus ke selatan dari Madyopuro
• Tidak lagi membelok ke barat menuju Pakisaji seperti rencana sebelumnya.
Melintas wilayah Kecamatan Bululawang
• Trase diarahkan ke sisi timur Pabrik Gula Krebet, Bululawang.
Berlanjut menuju Kecamatan Gondanglegi
• Trase diarahkan lurus ke selatan hingga wilayah Gondanglegi.
Exit Tol berada di Kecamatan Gondanglegi
• Lokasi exit direncanakan mendekati proyek pembangunan jalan Pansela (Pantai Selatan).
• Dibuat agar terhubung cepat dengan akses menuju Jalan Lintas Selatan (JLS).

Sebelumnya, proyek tol senilai Rp10,04 triliun itu dirancang melintas Kecamatan Pakisaji, dengan rencana exit tol berada di belakang Pasar Pakisaji. Namun dengan rute terbaru, tol tidak lagi melewati Pakisaji. Dari Madyopuro, Kedungkandang, trase diarahkan lurus ke selatan melewati Bululawang, lalu Gondanglegi. “Itu melintas timur Pabrik Gula Krebet, kemudian lurus ke Gondanglegi,” terang Sanusi.

Kepala Dinas Bina Marga, Khairul Isnadi Kusuma atau Oong, menyebut perubahan trase ini merupakan strategi untuk menghubungkan akses tol dengan Jalan Lintas Selatan (JLS), yang membentang sepanjang pesisir pantai mulai Sendangbiru hingga Ngliyep.

Menurut Oong, Bupati Sanusi ingin wisatawan dari luar kota lebih mudah menjangkau deretan pantai populer di Malang Selatan, mulai dari Balekambang, Kondang Merak, Banyu Meneng, hingga Modangan. “Begitu turun dari tol, wisatawan langsung terkoneksi dengan jalan wisata,” ujarnya.

Karena itu, exit tol Gondanglegi nantinya akan diposisikan dekat dengan proyek jalan Pansela sepanjang 31 kilometer dan lebar 13 meter. Jalan ini menghubungkan Gondanglegi hingga Bantur, sebelum tersambung ke JLS dekat Pantai Balekambang.

“Jalan itu disiapkan untuk menyambut keberadaan tol. Kami yakin ke depan JLS bisa seramai Pantura. Minimal 2.000 sampai 3.000 mobil per akhir pekan,” imbuh Oong.

Dampak Ekonomi dan Strategi Rute

Oong mengaku berhati-hati dalam membeberkan detail rute untuk mencegah aksi spekulan tanah. Namun ia memastikan arah pembangunan sudah jelas: dari Madyopuro ke selatan, melintas timur Pabrik Gula Krebet, dan berakhir di Gondanglegi sebagai exit tol utama.

Lokasi itu juga dinilai strategis karena dekat proyek nasional yang diusung Presiden Prabowo, seperti Sekolah Rakyat di Srigonco, Bantur, serta kampung nelayan Merah Putih di Pantai Sipelot.

“Pak bupati ingin multiplier effect-nya maksimal, agar tol ini bukan hanya sambungkan Surabaya–Malang, tapi juga menggerakkan ekonomi rakyat,” kata Oong, Selasa (25/11/2025).

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(Farid/ tribunMataraman.com)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved