Rabu, 6 Mei 2026

Suami Bunuh Istri di Banyuwangi

UPDATE Suami Bunuh Istri di Banyuwangi, Tetangga Sebut Mereka Pasangan Harmonis

Pasangan suami istri yang menggegerkan warga Jalan Serayu, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dikenal sebagai pasangan yang harmonis

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Aflahul Abidin
PEMBUNUHAN - Polisi menggelar olah TKP di rumah pasutri lokasi pembuhuhan di Jalan Serayu Nomor 54, Kelurahan Panderejo, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, Senin (20/10/2025). 

TRIBUNMATARAMAN.COM I BANYUWANGI - Pasangan suami istri yang menggegerkan warga Jalan Serayu, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dikenal sebagai pasangan yang harmonis.

Senin (20/10/2025) pagi, warga setempat dikagetkan dengan peristiwa pembunuhan di rumah pasutri tersebut.

Suami, berinisial GDF (41) disebut telah menusuk sang istri BW (52), hingga meninggal dunia.

Peristiwa itu terjadi di dalam rumah mereka di Jalan Serayu Nomor 54 Kelurahan Panderejo, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi.

Oleh tetangga sekitar, suami-istri, GDF dan BW, dikenal sebagai pasangan yang harmonis.

Sang suami, GDF, merupakan pegawai di PT Pegadaian dan istrinya BW yang bekerja di Bank Central Asia (BCA) wilayah Banyuwangi.

Rosi, tetangga yang rumahnya bersebelahan dengan lokasi kejadian, mengaku tidak pernah mendengar pasangan tersebut cekcok.

Baca juga: Jauhkan Cap Beban APBD, Bupati Mas Ipin Dorong PPPK Trenggalek Berikan Layanan Prima 

Rumah mereka hanya terpisah gang kecil. Jika adu mulut terjadi dengan suara-suara yang keras, besar kemungkinan suaranya sampai hingga rumah tetangga.

"Nggak pernah. Sampai pagi tadi pun nggak ada suara bertengkar. Tiba-tiba saja sudah ada polisi, sudah ramai. Saya baru tahu bahwa ada pembunuhan," kata Rosi.

Rosi mengaku mengenal akrab korban BW. Pada malam sebelum kejadian, ia sempat bertemu dalam sebuah kegiatan warga.

Saat itu, tidak ada hal yang berbeda yang Rosi lihat dari BW. Semua terlihat normal seperti biasanya.

"Kemarin waktu pengajian ketemu. Ketemu, ya, biasa saja, nggak ada cerita apa-apa.
Orangnya sibuk juga, jadi jarang ngobrol panjang," ucapnya.

Rosi bercerita, pasangan suami-istri itu sudah lama tinggal di rumah tersebut. Sang istri warga asli lingkungan.

Sementara sang suami berasal dari kelurahan lain di Kecamatan Banyuwangi.

Menurut informasi, GDF (41) dan BW (52) menikah sekitar 2011. Sang suami perjaka sementara sang istri janda beranak dua. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang anak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved