Rabu, 22 April 2026

Gempa Banyuwangi

Dampak Gempa Banyuwangi, Warga Bondowoso Berhamburan Keluar Rumah

Warga Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, berhamburan keluar rumah, akibat gempa bumi Banyuwangi

Penulis: Sinca Ari Pangestu | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Sinca Ari Pangistu
GEMPA - Warga terlihat keluar kantor di Kecamatan Bondowoso tanpa alas kaki karena panik getaran gempa pada sekitar pukul 16.04 WIB, Kamis (25/9/2025). 

TRIBUNMATARAMAN.COM I BONDOWOSO - Warga Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, berhamburan keluar rumah, akibat gempa bumi yang berpusat di sekitar Banyuwangi, Kamis (25/9/2025).

Gempa bumi itu berkekuatan magnitudo 5,7 SR, terjadi sekitar Pukul 16.04 WIB.

Hasik analisi BMKG sebagai data diterima dari BPBD Bondowoso, episenter gempa bumi berlokasi di laut 40 KM timur laut wilayah Banyuwangi, Jawa Timur dengan kedalaman 12 KM.

Hingga pukul 16.40 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 5 aktivitas gempabumi susulan dengan magnitudo terbesar 3,3.

Dampak gempa bumi terasa hingga kabupaten Bondowoso. Sejumlah masyarakat berhamburan keluar rumah dan kantor.

Seperti yang dilakukan oleh Sutarsih, warga Desa Kembang, Kecamatan Tlogosari. Dia merasakan tempat tidurnya bergerak saat sedang dipijat. Dia pun lari dengan cara merangkak, karena kakinya baru saja diobati pasca kecelakaan.

"Saya merangkak, panik. Cari tongkat kaki gak ketemu dimana," ujarnya.

Senada disampaikan oleh Nur Alifah Bahsa, warga Desa Sumbersalam, Kecamatan Tenggarang. Dia bersama warga perumahan lainnya lari ke luar rumah.

"Semua ke luar rumah karena kaget kan, panik. Gak sampek dua menit, tapi kerasa banget gempanya," jelasnya.

Baca juga: Stasiun Gebang Blitar Disulap Jadi Galeri dan Museum, Tambah Daya Tarik Wisata Kota

Sementara itu, Kepala Bidang Logistik, Rehabilitasi dan Rekontruksi, BPBD Bondowoso, Tugas Riski Bahana, mengatakan, belum menerima laporan adanya kerusakan dampak dari gempa bumi.

Namun, BPBD terus berkoordinasi dengan desa-desa dan kecamatan untuk memastikan tak ada dampak dari gempa berpusat di Banyuwangi itu.

"Barusan coba koordinasi  belum ada laporan sampai sekarang (17.08 WIB, red)," terangnya.

Ia menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dipertanggung jawabkan kebenarannya.

"Jangan mudah terprovokas hoaks. Tetap tenang," pungkasnya.

 

(Sinca Ari Pangistu/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved