Kamis, 9 April 2026

Berita Terbaru Kota Kediri

PWI Kediri Raya Dukung Polda Usut Dugaan Suap Rekrutmen Perangkat Desa yang Diduga Libatkan Wartawan

PWI Kediri Raya mendukung langkah tegas Polda Jatim Jatim untuk mengusut kasus dugaan suap pada pengisian rekrutmen perangkat desa di Kabupaten Kediri

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
luthfi husnika
Ujian penyaringan perangkat desa se-Kabupaen Kediri yang dilaksanakan di Simpang Lima Gumul Convention Hall, Rabu (27/12/2023). 

TRIBUNMATARAMAN.COM - PWI Kediri Raya mendukung langkah tegas Polda Jatim Jatim untuk mengusut kasus dugaan suap pada pengisian rekrutmen perangkat desa di Kabupaten Kediri.

Bambang Iswayoedhi, Ketua PWI Kediri Raya menyampaikan telah banyak pertanyaan yang masuk ke pihaknya terkait dugaan adanya keterlibatan wartawan dalam kasus itu.

"Kami PWI Kediri mengambil sikap, dimana jelas sesuai Undang-undang Pers, fungsi dan tugas seorang wartawan, maka kami PWI Kediri mengapresiasi penangangan kasus tersebut oleh Polda Jatim, ini sebagai wujud supremasi hukum," tandas Bambang Iswayoedhi, Kamis (2/5/2024).

Disampaikan, PWI Kediri Raya juga mendukung proses penanganan kasus tersebut secara profesional.

"Kami PWI Kediri mendukung upaya tersebut secara akuntabel, transparan dan tidak tebang pilih," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto menjelaskan, penyidik ​​Subdit Tipikor Polda Jatim telah mengusut kasus dugaan suap pada rekrutmen perangkat di Kabupaten Kediri.

Pada kasus ini Polda Jatim menerima 7 pengaduan masyarakat dan satu pengaduan dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) terkait dugaan suap rekrutmen perangkat desa. 

Pada prakteknya diduga ada pengondisian untuk bisa meloloskan perangkat terpilih yang membayar suap ratusan juta. 

Penyidik telah menerbitkan laporan polisi (LP) serta memeriksa saksi dari pengurus paguyuban kepala desa, perangkat desa, peserta yang tidak lolos rekrutmen serta oknum LSM dan oknum wartawan.

Pada rekrutmen perangkat desa ada 433 formasi dari 163 desa. Tes seleksi diikuti 1.229 peserta telah digelar pada 27 Desember 2023 di Convention Hall Monumen Simpang Lima Gumul. 

Penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Jatim telah memeriksa puluhan saksi serta mengamankan uang senilai Rp 4,2 miliar sisa uang suap dari paguyuban kepala desa.

.(didik mashudi/tribunmataraman.com)

Editor: eben haezer

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved