Selasa, 12 Mei 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Antisipasi Konvoi di SLG, Pengendara Tak Lengkap Dihukum Push Up oleh Petugas

Antisipasi Konvoi di SLG, Pengendara Tak Lengkap Dihukum Push Up oleh Petugas

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Dok Polsek Ngasem
PUSH UP - Polsek Ngasem bersama Satpol PP Kabupaten Kediri menggelar patroli gabungan Ceria (Cepat Responsif Aktif) di sejumlah titik keramaian pada Sabtu (9/5/2026) malam.  

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Polsek Ngasem bersama Satpol PP Kabupaten Kediri menggelar patroli gabungan Ceria (Cepat Responsif Aktif) di sejumlah titik keramaian pada Sabtu (9/5/2026) malam hingga Minggu (10/5/2026) dini hari. 

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi aksi konvoi kendaraan roda dua yang kerap meresahkan masyarakat.

Salah satu lokasi yang menjadi fokus patroli yakni kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) yang selama ini sering menjadi tempat berkumpulnya para remaja dan komunitas kendaraan pada malam hari.

Dalam patroli tersebut, petugas mendapati sejumlah pengendara yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan maupun perlengkapan berkendara sesuai aturan lalu lintas.

Baca juga: Lahan Tebu Milik Warga Kandat Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp 15 Juta

Sebanyak delapan pengendara dari luar kota terjaring razia saat melintas di kawasan SLG. Selain tidak membawa kelengkapan administrasi kendaraan, beberapa pengendara juga kedapatan tidak menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm standar.

Petugas kemudian memberikan tindakan disiplin di tempat berupa hukuman push up kepada para pelanggar sebagai bentuk pembinaan agar tidak mengulangi kesalahan serupa.

Selain hukuman fisik ringan, para pengendara juga diberi edukasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara dan dampak negatif dari aksi konvoi di jalan raya.

Kapolsek Ngasem Ipda Heri Priyadi mengatakan patroli gabungan tersebut merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

"Kami melaksanakan patroli Ceria gabungan dengan Satpol PP untuk mengantisipasi konvoi roda dua," jelasnya.

Menurutnya, kegiatan patroli juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar lebih tertib berlalu lintas dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Petugas turut mengimbau masyarakat untuk tidak nongkrong hingga larut malam yang berpotensi memicu konvoi maupun aksi balap liar di jalanan.

Dengan adanya patroli rutin tersebut, aparat berharap angka pelanggaran lalu lintas dan gangguan ketertiban di kawasan SLG dapat ditekan, sekaligus menciptakan rasa aman bagi pengguna jalan lainnya.

"Pengendara yang tidak dilengkapi surat-surat kami melakukan pelatihan agar ke depan masyarakat lebih mematuhi aturan," tandasnya. 

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved