Jumat, 17 April 2026

Peresmian 27 SPPG oleh BGN dan PBNU di Ponpes Lirboyo Kediri, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

PBNU dan BGNU resmikan SPPPG di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, kegiatan ini sebagai suksesi program MBG oleh Presiden Prabowo.

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: faridmukarrom
TribunMataraman.com/Lutfi Husnika
PERESMIAN - Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf bersama Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya saat meresmikan 27 titik SPPG di bawah naungan PBNU, Selasa (14/4/2026). Peresmian secara simbolis berlangsung di Ponpes Lirboyo Kota Kediri. 

Ringkasan Berita:
  • Peresmian 27 titik SPPG oleh Badan Gizi Nasional bersama PBNU di Ponpes Lirboyo Kediri memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia. 
  • Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menyebut saat ini sudah ada 254 SPPG beroperasi, dengan ratusan lainnya dalam tahap pengembangan menuju target 1.000 titik. 
  • Program ini tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga mendorong ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat berbasis pesantren.
 

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Peresmian 27 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Tim Koordinasi dan Akselerasi (TKA) PBNU menjadi langkah strategis dalam memperkuat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia.

Kegiatan ini digelar secara simbolis di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Selasa (14/4/2026), dan dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, Wakil Kepala BGN Irjen Pol. (Purn) Sony Sonjaya, serta jajaran ulama dan perwakilan lembaga terkait.

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menegaskan bahwa peresmian ini merupakan bagian dari penguatan program pemenuhan gizi berbasis pesantren.

"Hari ini kami meresmikan 27 SPPG di bawah naungan TKA PBNU yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia, terutama di pondok pesantren di Jawa Timur dan Jawa Tengah," kata Gus Yahya ditemui seusai acara.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini sudah ada 254 SPPG yang beroperasi di seluruh Indonesia. Selain itu, sebanyak 77 titik tengah dalam tahap persiapan, sementara sekitar 700 lainnya masih dalam proses pendaftaran.

PBNU menargetkan pembangunan lebih dari 1.000 titik SPPG untuk mendukung program prioritas pemerintah.

"Di Lirboyo sekarang sudah ada dua SPPG dan kita harapkan bisa tambah minimal enam SPPG lagi khusus untuk Ponpes Lirboyo. Kita akan terus jalankan program ini ke depan," lanjutnya.

Dukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Pesantren
Menurut Gus Yahya, keberadaan SPPG tidak hanya untuk mendukung program MBG, tetapi juga menjadi pusat penguatan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat berbasis komunitas.

"Ke depan, selain untuk program MBG, SPPG ini bisa menjadi simpul-simpul dari inisiatif ketahanan pangan masyarakat, serta pengembangan ekonomi masyarakat yang saat ini terus dikoordinasikan," jelasnya.

Ia juga menyoroti tingginya kebutuhan layanan gizi di lingkungan Ponpes Lirboyo yang memiliki sekitar 52 ribu santri.

"Lirboyo ini ada total sekitar 52 ribu santri. Kalau dihitung, sebenarnya butuh sekitar 15 sampai 20 SPPG, tapi saat ini baru dua yang diresmikan," katanya.

Dorong Percepatan Pengembangan SPPG
PBNU telah berkoordinasi dengan BGN untuk mempercepat penambahan jumlah SPPG, khususnya di lingkungan pesantren besar seperti Lirboyo.

"Kami sudah berbicara dengan Wakil Kepala BGN dan beliau menyampaikan akan mendorong akselerasi, kalau bisa sampai belasan SPPG di sini (Ponpes Lirboyo)," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya menilai program SPPG memiliki dampak luas, tidak hanya pada pemenuhan gizi tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat.

"Bagus, kegiatan di Ponpes Lirboyo seperti hari ini bukan hanya peresmian SPPG, jadi tidak fokus penyajian MBG saja, tapi juga ada business matching dan edukasi literasi keuangan syariah," papar Sony.

Ia menegaskan bahwa SPPG di pesantren menjadi model integrasi program sosial dan ekonomi.

"Jadi MBG di sini tidak hanya menyediakan makanan, tapi juga mendukung kegiatan masyarakat yang berdampak pada peningkatan perekonomian," tandasnya.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved