Rabu, 15 April 2026

Berita Terbaru Kota Kediri

Kota Kediri Percaya Diri Hadapi TP2DD 2026, Andalkan Layanan Publik Serba Digital

Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha mulai memanaskan langkah Kota Kediri dalam ajang digitalisasi keuangan daerah

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Pemkot Kediri
MEETING - Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin mengikuti High Level Meeting persiapan Championship TP2DD Tahun 2026 Provinsi Jawa Timur, secara daring dari ruang kerjanya, Senin (30/3/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam mematangkan strategi dan kesiapan daerah untuk mengikuti ajang Championship TP2DD. 
Ringkasan Berita:

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha mulai memanaskan langkah Kota Kediri dalam ajang digitalisasi keuangan daerah dengan mengikuti High Level Meeting persiapan Championship TP2DD 2026 Provinsi Jawa Timur, Senin (30/3/2026). 

Pertemuan yang digelar secara daring ini menjadi momentum awal untuk mengukur kesiapan sekaligus merumuskan strategi unggulan menghadapi kompetisi tersebut.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kota Kediri menunjukkan keseriusannya untuk tampil kompetitif melalui berbagai inovasi digital yang telah berjalan.

Fokus utama diarahkan pada optimalisasi transaksi keuangan daerah berbasis digital sebagai indikator utama penilaian dalam Championship TP2DD.

Gus Qowim, sapaan akrab Wakil Wali Kota Kediri menegaskan komitmen penuh Pemkot Kediri dalam mendorong percepatan digitalisasi. 

"Pemerintah Kota Kediri berkomitmen penuh mendukung percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah sebagai bagian penting dalam menghadapi Championship TP2DD 2026," terangnya.

Ia menjelaskan, komitmen tersebut telah diwujudkan melalui penerapan pembayaran pajak dan retribusi daerah yang kini seluruhnya dilakukan secara digital. 

"Selain itu, Pemkot Kediri terus mengembangkan berbagai kanal layanan publik berbasis digital guna meningkatkan kemudahan, kecepatan, serta transparansi pelayanan kepada masyarakat," imbuhnya.

Tak hanya fokus pada implementasi, Pemkot Kediri juga menyiapkan langkah evaluatif untuk memperkuat performa.

Gus Qowim mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengoptimalkan penyusunan laporan pelaksanaan TP2DD Tahun 2025 sebagai bahan pembelajaran dan penguatan kebijakan ke depan.

Baca juga: Pemkab Nganjuk Terapkan WFH Tiap Hari Rabu, Kang Marhaen : Layanan Publik Harus Maksimal

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas perangkat daerah dalam mendorong keberhasilan program digitalisasi.

Seluruh OPD diharapkan mampu menjaga sinergi serta konsistensi dalam menghadirkan layanan berbasis digital yang terintegrasi.

Lebih jauh, Gus Qowim menilai bahwa keberhasilan dalam Championship TP2DD bukan semata soal meraih penghargaan. 

"Keikutsertaan ini bukan hanya soal prestasi, tetapi bagaimana kita memperkuat tata kelola keuangan daerah yang lebih efektif dan akuntabel," tegasnya.

Menurutnya, digitalisasi transaksi daerah memiliki dampak luas, mulai dari efisiensi anggaran hingga peningkatan potensi pendapatan daerah.

Selain itu, masyarakat juga akan merasakan langsung kemudahan layanan publik yang lebih cepat dan transparan.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, menegaskan bahwa Championship TP2DD menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah. 

"Melalui implementasi digitalisasi yang konsisten, pemerintah daerah diharapkan mampu mewujudkan tata kelola yang transparan, efisien, serta berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (ADV)

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved