Idul Fitri 2026
Pemkot Kediri Berangkatkan 200 Pemudik dalam Program Balik Gratis 2026 dari Terminal Tamanan
Pemkot Kediri Berangkatkan 4 Bus Balik Gratis 2026, 200 Pemudik Menuju Jakarta dan Surabaya
Ringkasan Berita:
- Pemkot Kediri memberangkatkan 200 pemudik melalui program Balik Gratis 2026 dari Terminal Tamanan. Sebanyak empat bus disiapkan dengan tujuan Jakarta dan Surabaya.
- Peserta juga mendapat layanan cek kesehatan untuk memastikan kondisi prima selama perjalanan.
- Program ini bertujuan menekan risiko kecelakaan dan membantu biaya transportasi. Armada yang digunakan telah melalui uji kelayakan demi menjamin keselamatan penumpang.
TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri kembali menggelar program Balik Gratis 2026 dengan memberangkatkan empat armada bus dari Terminal Tamanan pada Selasa (24/3/2026).
Pemberangkatan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha, yang akrab disapa Gus Qowim. Dalam program ini, sebanyak 200 pemudik difasilitasi untuk kembali ke perantauan.
Dari total tersebut, tiga bus dengan 150 penumpang diberangkatkan menuju Jakarta, sementara satu bus lainnya mengangkut 50 penumpang dengan tujuan Surabaya.
Sebelum keberangkatan, para peserta mendapatkan layanan cek kesehatan yang disediakan pemerintah daerah. Fasilitas ini bertujuan memastikan kondisi fisik pemudik tetap prima selama perjalanan.
Baca juga: Rumah Warga di Tarokan Kediri Terbakar, Diduga Korsleting Listrik dari Atap
“Cek kesehatan ini memastikan tekanan darah aman dan kondisi tubuh siap, supaya berangkatnya tenang, sampainya pun nyaman,” ujar Gus Qowim.
Kolaborasi antara Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan menjadi nilai tambah dalam program tahun ini, terutama untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pemudik.
Program balik gratis ini juga menjadi upaya pemerintah untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang berpotensi memicu kemacetan dan kecelakaan selama arus balik Lebaran.
“Program ini untuk menekan risiko kecelakaan sekaligus membantu meringankan biaya perjalanan masyarakat,” jelasnya.
Gus Qowim juga berpesan kepada para pemudik agar menjaga nama baik daerah saat kembali ke kota perantauan.
“Bawalah nilai-nilai kebaikan seperti keramahan, religiusitas, dan semangat gotong royong,” pesannya.
Salah satu peserta, Isnan Munawar, mengaku sangat terbantu dengan program ini, terutama karena ia mudik bersama tujuh anggota keluarganya.
“Tahun kemarin saya juga ikut, dan Alhamdulillah tahun ini kembali mendapat kuota,” ujarnya.
Sebelum keberangkatan, dilakukan pengecekan kelayakan kendaraan (ramp check). Gus Qowim turut menempelkan stiker pada armada sebagai tanda bahwa bus telah memenuhi standar keselamatan, administrasi lengkap, serta pengemudi dalam kondisi sehat.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman
(tribunmataraman.com)
| Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Layani 434 Ribu Penumpang |
|
|---|
| Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Trenggalek Melonjak Signifikan |
|
|---|
| Update Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Gayatri Tulungagung: Banyak Bus Terjebak Kemacetan |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran 2026, Stasiun Kediri Dipadati Penumpang Hingga H+3 |
|
|---|
| Pantai Taman Kili-kili Trenggalek Diserbu Wisatawan Saat Libur Idulfitri 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Wakil-Wali-Kota-Kediri-Qowimuddin-Tg-mengikuti-program-Balik-Gratis-tersebut.jpg)