Senin, 8 Juni 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Bocah 7 Tahun di Kediri Diduga Hanyut di Sungai Bendo Mongal, Sepeda Ditemukan

Seorang bocah berusia tujuh tahun asal Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, diduga terseret arus Sungai Bendo Mongal

Tayang:
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Istimewa FKDM Banyakan
PENCARIAN - Suasana pencarian Ifan (7) di sekitar aliran Sungai Bendo Mongal di Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Minggu (15/3/2026) malam. Korban dilaporkan hilang sejak Minggu sore dan proses pencarian terus dilakukan sampai hari ini. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang bocah berusia tujuh tahun, Ifan, asal Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, diduga terseret arus Sungai Bendo Mongal.
  • Pencarian bocah itu masih terus dilakukan hingga Senin (16/3/2026) meski belum membuahkan hasil.
  • Tim gabungan bersama warga masih menyisir aliran sungai untuk menemukan korban yang dilaporkan hilang sejak Minggu (15/3/2026) sore

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Seorang bocah berusia tujuh tahun, Ifan, asal Desa Tiron Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, diduga terseret arus Sungai Bendo Mongal.

Pencarian bocah itu masih terus dilakukan hingga Senin (16/3/2026) meski belum membuahkan hasil.

Tim gabungan bersama warga masih menyisir aliran sungai untuk menemukan korban yang dilaporkan hilang sejak Minggu (15/3/2026) sore.

Ifan dilaporkan belum kembali ke rumah hingga menjelang petang, sehingga membuat keluarga khawatir.

Keluarga segera melakukan pencarian di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Pencarian awal dilakukan secara mandiri oleh pihak keluarga dan warga sekitar sejak Minggu sore.

Mereka menyisir sejumlah lokasi yang biasa dilewati korban, termasuk area di sekitar Sungai Bendo Mongal.

Titik awal dugaan korban terseret arus mulai menguat setelah sepeda milik Ifan ditemukan di tepi sungai menjelang waktu Maghrib.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak terkait untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

"Sepeda milik korban ditemukan tergeletak di tepi Sungai Bendo Mongal sekitar waktu Maghrib," kata Amrul, dari FKDM Banyakan saat dikonfirmasi.

Baca juga: Terminal Gayatri Tulungagung Rutin Ramp Check 10-12 Bus Per Hari, Semua Dinyatakan Layak Jalan

Kondisi debit air sungai yang meningkat diduga menjadi salah satu faktor yang memperkuat dugaan korban hanyut.

Sebelumnya wilayah tersebut sempat diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi pada Minggu sore.

Hingga sekitar pukul 18.30 WIB, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan bersama warga.

Keterbatasan cahaya membuat proses penyisiran dilakukan dengan bantuan lampu senter.

"Dalam kondisi gelap, warga menggunakan lampu senter untuk menyisir aliran sungai. Fokus utama pencarian berada di sekitar lokasi penemuan sepeda hingga mengarah ke hilir," jelas Amrul.

Upaya pencarian ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari warga Desa Tiron dan sekitarnya, BPBD Kabupaten Kediri, perangkat desa, Trantib Kecamatan Banyakan, hingga Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM). 

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved