Berita Terbaru Kabupaten Kediri
Bocah 7 Tahun di Kediri Diduga Hanyut di Sungai Bendo Mongal, Sepeda Ditemukan
Seorang bocah berusia tujuh tahun asal Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, diduga terseret arus Sungai Bendo Mongal
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Sri Wahyuni
Ringkasan Berita:
- Seorang bocah berusia tujuh tahun, Ifan, asal Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, diduga terseret arus Sungai Bendo Mongal.
- Pencarian bocah itu masih terus dilakukan hingga Senin (16/3/2026) meski belum membuahkan hasil.
- Tim gabungan bersama warga masih menyisir aliran sungai untuk menemukan korban yang dilaporkan hilang sejak Minggu (15/3/2026) sore
TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Seorang bocah berusia tujuh tahun, Ifan, asal Desa Tiron Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, diduga terseret arus Sungai Bendo Mongal.
Pencarian bocah itu masih terus dilakukan hingga Senin (16/3/2026) meski belum membuahkan hasil.
Tim gabungan bersama warga masih menyisir aliran sungai untuk menemukan korban yang dilaporkan hilang sejak Minggu (15/3/2026) sore.
Ifan dilaporkan belum kembali ke rumah hingga menjelang petang, sehingga membuat keluarga khawatir.
Keluarga segera melakukan pencarian di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.
Pencarian awal dilakukan secara mandiri oleh pihak keluarga dan warga sekitar sejak Minggu sore.
Mereka menyisir sejumlah lokasi yang biasa dilewati korban, termasuk area di sekitar Sungai Bendo Mongal.
Titik awal dugaan korban terseret arus mulai menguat setelah sepeda milik Ifan ditemukan di tepi sungai menjelang waktu Maghrib.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak terkait untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
"Sepeda milik korban ditemukan tergeletak di tepi Sungai Bendo Mongal sekitar waktu Maghrib," kata Amrul, dari FKDM Banyakan saat dikonfirmasi.
Baca juga: Terminal Gayatri Tulungagung Rutin Ramp Check 10-12 Bus Per Hari, Semua Dinyatakan Layak Jalan
Kondisi debit air sungai yang meningkat diduga menjadi salah satu faktor yang memperkuat dugaan korban hanyut.
Sebelumnya wilayah tersebut sempat diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi pada Minggu sore.
Hingga sekitar pukul 18.30 WIB, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan bersama warga.
Keterbatasan cahaya membuat proses penyisiran dilakukan dengan bantuan lampu senter.
"Dalam kondisi gelap, warga menggunakan lampu senter untuk menyisir aliran sungai. Fokus utama pencarian berada di sekitar lokasi penemuan sepeda hingga mengarah ke hilir," jelas Amrul.
Upaya pencarian ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari warga Desa Tiron dan sekitarnya, BPBD Kabupaten Kediri, perangkat desa, Trantib Kecamatan Banyakan, hingga Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).
(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik
berita terbaru kabupaten Kediri
bocah tenggelam
Desa Tiron Kecamatan Banyakan
Kabupaten Kediri
terseret arus Sungai Bendo Mongal
pencarian korban
TribunMataraman.com
| Borong 34 Medali di Surabaya, Kickboxing Kabupaten Kediri Kirim Sinyal Kuat Menuju Porprov 2027 |
|
|---|
| Polisi Bubarkan Arena Sabung Ayam di Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar |
|
|---|
| Ikuti Rakor Forkopimda Se-Jawa Bali, Mas Dhito Berkomitmen Pemkab Kediri Jaga Kondusifitas Daerah |
|
|---|
| HKTI Kediri Dukung Penguatan Koperasi Tebu, Dinilai Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Petani |
|
|---|
| Lahan Tebu di Ngancar Kediri Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 100 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Pencairan-bocah-diduga-hanyut-di-sungai-Bendo-kediri.jpg)