Selasa, 9 Juni 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Cara Pemkab Kediri Jaga Stabilitas Harga Dibeberkan saat Pertemuan High Level TPID se-Jatim

Pemkab Kediri terus menggencarkan gerakan pangan murah untuk menjaga harga kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idul Fitri

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Sri Wahyuni
Humas Pemkab Kediri
STABILITAS HARGA - Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa saat menghadiri High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Jawa Timur di Gedung Grahadi, Surabaya, Kamis (26/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten Kediri terus menggencarkan gerakan pangan murah sebagai langkah menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.
  • Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan dengan harga terjangkau

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pemkab Kediri terus menggencarkan gerakan pangan murah sebagai langkah menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan dengan harga terjangkau.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa menegaskan komitmen tersebut saat menghadiri High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Jawa Timur di Gedung Grahadi, Surabaya, Kamis (26/2/2026).

"Mas Bupati terus mendorong pelaksanaan pasar murah di berbagai titik. Hari ini pun kegiatan itu tetap berjalan sebagai bagian dari upaya menstabilkan harga," kata Mbak Dewi usai mengikuti pertemuan.

Gerakan pangan murah telah dimulai sejak sebelum Ramadan dan akan terus digelar secara bergiliran di sejumlah kecamatan hingga mendekati Idul Fitri.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas penting seperti beras, gula, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, serta kebutuhan pokok lainnya.

Baca juga: Kota Atraktif Harus Inklusif, Ketua DPRD Trenggalek Tegaskan Pembangunan Harus One For All

Menurut Mbak Dewi, secara umum harga dan pasokan bahan pokok di Kabupaten Kediri masih dalam kondisi stabil.

Namun, ia mengakui sempat terjadi kenaikan harga pada beberapa komoditas sebagaimana juga dialami daerah lain.

Untuk mengantisipasi gejolak harga, Pemkab Kediri terus melakukan pemantauan dan operasi pasar.

Langkah ini sekaligus memastikan distribusi barang tetap lancar, termasuk untuk komoditas gas LPG yang sempat mengalami kelangkaan di wilayah Kediri bagian selatan.

"Beberapa waktu lalu memang ada kelangkaan LPG di wilayah selatan. Namun dari Pertamina sudah memastikan pasokan kembali stabil," jelasnya.

Selain pengendalian inflasi, pertemuan tersebut juga membahas percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Mbak Dewi menyebut Kabupaten Kediri telah menerapkan berbagai sistem pembayaran berbasis digital.

Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kini dapat dilakukan secara online dan langsung tercatat ke kas daerah. Digitalisasi juga diterapkan pada retribusi parkir serta transaksi di sejumlah pasar yang sudah menggunakan sistem QRIS.

Menurutnya, langkah digitalisasi ini bukan hanya meningkatkan transparansi dan efisiensi, tetapi juga memudahkan masyarakat dalam bertransaksi.

Dengan kombinasi pengendalian harga melalui gerakan pangan murah dan percepatan digitalisasi, Pemkab Kediri berharap stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga selama momentum Ramadan dan Idul Fitri.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved