Kamis, 23 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Satpol PP Kediri Tindaklanjuti Aduan Warga, Evakuasi Pria Linglung di Desa Jambean

Personel Satpol PP Kabupaten Kediri mengevakuasi seorang pria linglung dari Desa Jambean, Kecamatan Kras, Kediri

Penulis: Isya Anshori | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Satpol PP Kabupaten Kediri
EVAKUASI - Personel Satpol PP Kabupaten Kediri berkoordinasi dengan warga dan perangkat Dusun Pucung, Desa Jambean Kecamatan Kras, Senin (16/2/2026). Satpol PP mendatangi Dusun tersebut untuk mengevakuasi pria linglung. 

Ringkasan Berita:
  • Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri menindaklanjuti aduan masyarakat Dusun Pucung, Desa Jambean, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Senin (16/2/2026).
  • Aduan itu adalah keberadaan seorang pria linglung di dusun setempat.
  • Penanganan dilakukan sekitar pukul 13.10 WIB setelah Pos Satpol PP Ngadiluwih menerima perintah untuk mengecek laporan warga

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri menindaklanjuti aduan masyarakat Dusun Pucung, Desa Jambean, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, Senin (16/2/2026).

Aduan itu adalah keberadaan seorang pria linglung di dusun setempat.

Penanganan dilakukan sekitar pukul 13.10 WIB setelah Pos Satpol PP Ngadiluwih menerima perintah untuk mengecek laporan warga.

Petugas kemudian mendatangi lokasi guna memastikan kondisi yang bersangkutan sekaligus melakukan koordinasi dengan pihak setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio mengatakan bahwa laporan masyarakat langsung ditindaklanjuti sebagai bagian dari respons cepat terhadap persoalan sosial di lingkungan warga.

"Kami menerima aduan adanya orang terlantar. Anggota langsung kami arahkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan koordinasi," kata Kaleb, Selasa (17/2/2026).

Di lokasi, personel Satpol PP berkoordinasi dengan warga sekitar, Ketua RT setempat, serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Dari hasil penelusuran, diketahui pria tersebut sebenarnya merupakan warga asli setempat.

Baca juga: Satlantas Polres Tulungagung Ganti Baru Bentor Korban Tabrak Lari Isuzu Panther

Meski demikian, alamat yang tertera di KTP tidak sesuai dengan domisili saat ini.

Warga juga menyampaikan bahwa yang bersangkutan masih memiliki kerabat di sekitar lokasi, namun pihak keluarga disebut belum bersedia menampung.

"Berdasarkan informasi warga dan RT, yang bersangkutan masih punya keluarga di sekitar situ. Namun untuk sementara belum bisa ditampung," jelas Kaleb.

Permasalahan tersebut sebelumnya juga telah dilaporkan ke Dinas Sosial Kabupaten Kediri.

Setelah dilakukan koordinasi lanjutan, Dinsos menyampaikan bahwa karena yang bersangkutan masih memiliki keluarga dekat, penanganan sementara diserahkan kepada pemerintah desa dan pihak keluarga.

"Karena masih ada keluarga yang bermukim di dekat lokasi, penanganan awal diserahkan ke pemerintah desa dan keluarga. Kami tetap melakukan pemantauan," tambahnya.

Satpol PP menegaskan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan kondisi pria tersebut tetap terpantau dan tidak menimbulkan persoalan sosial baru di lingkungan warga.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved