Senin, 8 Juni 2026

Kecelakaan di Kabupaten Kediri

Bus Rombongan Peziarah Tabrakan dengan Mobil Pikap Muatan Telur di Kediri

Bus pariwisata rombongan jemaah ziarah dan mobil pikap Gran Max bertabrakan di Jalan Raya Pare - Wates, Desa Jarak, Plosoklaten, Kediri

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Polsek Plosoklaten
RINGSEK - Kecelakaan lalu lintas melibatkan bus pariwisata rombongan ziarah dan mobil pikap Gran Max bermuatan telur terjadi di Jalan Raya Pare-Wates, tepatnya di Dusun Kalasan Desa Jarak Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. 

Ringkasan Berita:

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Bus pariwisata rombongan jemaah ziarah dan mobil pikap Gran Max bertabrakan di Jalan Raya Pare - Wates, Desa Jarak, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Kamis (12/2/2026) malam.

Peristiwa itu menyebabkan sopir Gran Max terluka.

Peristiwa tersebut terjadi di ruas jalan yang berada di utara lapangan Desa Jarak. 

Kondisi jalan yang gelap dan menikung diduga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan.

Kendaraan yang terlibat yakni Gran Max pikap warna putih nomor polisi AG 9643 PG yang dikemudikan Arip (24) warga Ponggok Kabupaten Blitar. Kendaraan tersebut membawa muatan telur.

Sementara itu, kendaraan lainnya adalah Bus Pariwisata warna biru milik PT Wali Songo Asnifah bernomor polisi W 7626 UQ, yang dikemudikan Fuad Hasim (31) warga Desa Gurung Beduk Candi Kabupaten Sidoarjo.

Bus tersebut mengangkut 59 penumpang rombongan ziarah wali.

Kapolsek Plosoklaten AKP Dwi Widodo menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kecelakaan bermula saat bus melaju dari arah selatan menuju utara.

Sesampainya di lokasi kejadian, bus berusaha mendahului truk pasir yang berada di depannya.

"Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju kendaraan Gran Max pikap Karena kondisi jalan gelap dan menikung sehingga jarak pandang terbatas, akhirnya terjadi tabrakan," kata Dwi.

Benturan keras tidak dapat dihindari hingga mengakibatkan sopir Gran Max terjepit bodi kendaraan.

Warga sekitar bersama petugas kepolisian segera melakukan evakuasi terhadap korban.

Akibat kejadian tersebut, Arip mengalami luka lecet serta patah kaki sebelah kanan.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri untuk mendapatkan perawatan medis dan menjalani visum et repertum.

Sementara itu, seluruh penumpang bus dilaporkan dalam kondisi selamat. Meski demikian, beberapa penumpang sempat mengalami syok akibat insiden tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved