Berita Terbaru Kota Kediri
Sidak Harga Beras di Kota Kediri, Pedagang Jual di Atas HET Langsung Ditegur
Harga beras di Kota Kediri menjadi sorotan setelah petugas Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Sri Wahyuni
Ringkasan Berita:
- Harga beras di Kota Kediri menjadi sorotan setelah petugas Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagin).
- Sebab petugas menemukan sejumlah pedagang beras menjual di atas batas yang ditetapkan pemerintah.
- Kondisi ini terungkap saat tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional dan minimarket pada Kamis (12/2/2026) untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat
TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Harga beras di Kota Kediri menjadi sorotan setelah petugas Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagin).
Sebab petugas menemukan sejumlah pedagang beras menjual di atas batas yang ditetapkan pemerintah.
Kondisi ini terungkap saat tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional dan minimarket pada Kamis (12/2/2026) untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
Sidak tersebut menyasar beberapa titik perdagangan, termasuk Pasar Setono Betek.
Dari hasil pemantauan, petugas masih menemukan pedagang yang menjual beras melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditentukan, terutama pada jenis beras premium.
Kepala Disperindagin Kota Kediri, M. Ridwan, mengatakan temuan tersebut langsung ditindaklanjuti di lokasi. Petugas memberikan teguran kepada pedagang yang menjual di atas HET agar segera menyesuaikan harga sesuai ketentuan pemerintah.
"Kami masih menemukan satu dua pedagang yang menjual beras di atas HET. Tadi langsung kami berikan teguran, baik secara lisan maupun tertulis. Harapannya, pedagang tidak lagi menjual di atas harga yang sudah ditetapkan," kata Ridwan usai sidak.
Baca juga: 80 Persen Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya Terangkat, Berikut Penampakannya
Menurutnya, pelanggaran harga lebih banyak terjadi pada beras premium.
Beberapa pedagang kedapatan menjual beras premium dengan harga Rp75.000 hingga Rp76.000 per lima kilogram, sementara HET yang berlaku sebesar Rp74.500.
"Kebanyakan yang melanggar itu beras premium. Ada yang menjual Rp75.000 sampai Rp76.000 per lima kilogram, padahal HET-nya Rp74.500," jelasnya.
Disperindagin tidak hanya memberikan teguran, tetapi juga melakukan evaluasi dan pendampingan terhadap pedagang.
Hal ini dilakukan karena sebagian pedagang mengaku mendapatkan stok beras dengan harga kulakan yang sudah cukup tinggi dari distributor.
"Kami evaluasi dan juga bantu pedagang. Nanti akan kami fasilitasi agar mereka bisa mendapatkan pasokan langsung, sehingga harga kulakannya bisa lebih rendah," tambah Ridwan.
Dari sisi pasokan, pemerintah daerah memastikan ketersediaan bahan pokok di Kota Kediri masih dalam kondisi aman.
Stok beras, termasuk beras program SPHP, dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Berita Terbaru kota Kediri
Pasar Setono Betek Kota Kediri
menjual beras di atas HET
Harga beras
kenaikan harga beras
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin)
Kota Kediri
tribunmataraman.com
| Wali Kota Kediri Lantik Endang Kartika Sari Sebagai Pj Sekretaris Daerah |
|
|---|
| Usai Mediasi Panjang, Warga Akhirnya Buka Akses ke TPA Klotok Kota Kediri |
|
|---|
| Warga Kelurahan Pojok Tutup Akses TPA Klotok, Pengangkutan Sampah di Kota Kediri Sempat Lumpuh |
|
|---|
| Semangat Baru Usai Lebaran, Pemkot Kediri Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik |
|
|---|
| Inflasi Kota Kediri Maret 2026 Capai 4,03 Persen, BPS Ungkap Pemicu Utama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Sidak-harga-beras-di-Pasar-setono-betek-kediri.jpg)