Senin, 13 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Cincin Tak Kunjung Lepas, Warga Mojo Datangi Damkar Kediri di Tengah Malam

Damkar Kabupaten Kediri kembali menolong warga untuk melepas cincin di jari karena tidak bisa lepas

Penulis: Isya Anshori | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Damkar Kabupaten Kediri
LEPAS CINCIN - Seorang warga di Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri mendatangi Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Ngadiluwih setelah cincin yang melingkar di jari tengah tangannya tak kunjung bisa dilepaskan, Senin (26/1/2026) malam.  

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Seorang warga di Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri mendatangi Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Ngadiluwih setelah cincin yang melingkar di jari tengah tangannya tak kunjung bisa dilepaskan, Senin (26/1/2026) malam. 

Warga tersebut bernama Andi, warga di Dusun/Desa Jatilawang Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB.

Andi datang dengan kondisi jari tengah tangan yang sudah mulai membengkak akibat cincin yang terjepit cukup lama. 

Upaya mandiri untuk melepas cincin tersebut sebelumnya tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya ia memutuskan datang ke Pos Damkar untuk meminta bantuan.

"Cincinnya sudah tidak bisa dilepas, jarinya mulai bengkak dan terasa nyeri," kata Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio, Selasa (27/1/2026).

Usai mendapati laporan tersebut, Kaleb menjelasan petugas langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi jari korban. 

Proses penanganan dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat posisi cincin yang cukup ketat dan berisiko melukai jari apabila ditangani sembarangan.

Petugas kemudian memutuskan menggunakan alat gerinda mini untuk memotong cincin secara perlahan. 

"Proses pelepasan berlangsung sekitar 10 menit, mulai pukul 21.30 hingga 21.40 WIB," ucap Kaleb.

Baca juga: Pendaftaran Ditutup, Ketua DPRD Jadi Satu-satunya Kandidat Ketua KONI Trenggalek

Meski dilakukan pada malam hari, proses penanganan berjalan lancar dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Petugas memastikan keselamatan korban tetap menjadi prioritas utama selama tindakan berlangsung.

"Alhamdulillah, cincin berhasil dilepas dengan aman tanpa menimbulkan luka serius," ungkap Kaleb.

Dalam kejadian ini, korban hanya mengalami luka ringan berupa jari yang membengkak. Tidak terdapat korban luka berat maupun korban meninggal dunia.

Dengan adanya kejadian ini, masyarakat diimbau untuk tidak ragu meminta bantuan petugas apabila mengalami kondisi darurat serupa. 

"Selain itu juga untuk menghindari upaya paksa yang justru dapat memperparah cedera," tandasnya.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved