Kamis, 23 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Warga Puncu Geger Ada Pria Lanjut Usia Mendadak Meninggal di Depan Bank

Pria 65 Tahun Meninggal Mendadak di Halaman ATM BRI Gadungan, Kabupaten Kediri

Penulis: Isya Anshori | Editor: Rendy Nicko
TribunMataraman.com/Dok Polsek Puncu
EVAKUASI - Seorang pria lanjut usia meninggal dunia secara mendadak di halaman Kantor BRI Unit Gadungan, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Minggu (25/12/2025). Saat ini polisi sudah melakukan evakuasi dna olah lokasi kejadian. 
Ringkasan Berita:- Seorang pria diketahui meninggal dunia mendadak saat berada di Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Minggu (25/1/2026).
- Meninggalnya pria yang diketahui bernaa Giman (65) ini menggegerkan warga di sekitar. 
- Polisi menduga Giman meninggal karena seranga jantung. 

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Seorang pria lanjut usia meninggal dunia secara mendadak di halaman Kantor BRI Unit Gadungan Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Minggu (25/12/2025) sekitar pukul 09.00 WIB. 

Korban diketahui bernama Giman (65) warga Dusun Dorok, Desa Manggis, Kecamatan Puncu.

Peristiwa ini terjadi saat korban mengantar rekannya untuk mengambil uang di mesin ATM. Kejadian mendadak tersebut sontak menggegerkan nasabah dan warga sekitar yang berada di lokasi.

Kapolsek Puncu AKP Marjuki menjelaskan, menurut keterangan saksi, sebelumnya korban beraktivitas sebagai tukang servis pompa air. Korban bersama Ahmad berniat memperbaiki mesin pompa air, namun karena ada peralatan yang harus dibeli, keduanya berencana berangkat ke Pare.

Baca juga: Jadwal Liga Champions Live SCTV 29 Jan 2026 Arsenal, Real Madrid, Chelsea, Barcelona, PSG, Inter

"Sebelum ke Pare, keduanya mampir ke ATM BRI Gadungan untuk ambil uang. Saat temannya di dalam ATM, korban menunggu di halaman," jelasnya.

Usai melakukan penarikan uang, saksi bersama petugas keamanan BRI mendapati korban sudah tergeletak di halaman kantor bank dalam posisi tengkurap. Melihat kondisi tersebut, keduanya segera memberikan pertolongan awal dengan membalikkan tubuh korban ke posisi terlentang.

Namun sayangnya, korban sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri. Nyawa korban tidak tertolong sebelum sempat dibawa ke rumah sakit.

Petugas kepolisian dari Polsek Puncu yang datang ke lokasi langsung melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan para saksi. Pemeriksaan medis awal dilakukan oleh Bidan Desa bersama petugas Inafis, disaksikan pihak keluarga dan Kepala Desa setempat.

Marjuki menjelaskan bahwa korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung mendadak.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dari Bidan Desa dan Inafis, serta keterangan saksi-saksi dan keluarga, korban dinyatakan meninggal dunia karena serangan jantung mendadak. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," tuturnya.

Lebih lanjut, Marjuki menambahkan bahwa pihak keluarga juga menyampaikan riwayat kesehatan korban. 

Korban diketahui telah lama menderita sakit komplikasi dan rutin menjalani pengobatan di rumah sakit, dengan riwayat kontrol terakhir pada 25 Desember 2025.

Pihak kepolisian memastikan bahwa peristiwa tersebut murni kejadian medis dan tidak berkaitan dengan tindak pidana. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved