Selasa, 28 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Ular Piton 3 Meter Gegerkan Warga Cerme Kediri, Damkar Turun Tangan Evakuasi

Warga Dusun Santren Kidul Desa Cerme Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri, dibuat geger dengan kemunculan seekor ular piton

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Damkar Kabupaten Kediri
EVAKUASI - Warga Dusun Santren Kidul Desa Cerme Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri seekor ular piton berukuran besar di halaman belakang sebuah rumah, Rabu (21/1/2026) pagi.  

Ringkasan Berita:
  • Warga Dusun Santren Kidul Desa Cerme Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri, dibuat geger dengan kemunculan seekor ular piton berukuran besar di halaman belakang sebuah rumah, Rabu (21/1/2026) pagi.
  • Reptil sepanjang sekitar tiga meter itu ditemukan berada di dekat pompa air rumah warga

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Warga Dusun Santren Kidul Desa Cerme Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri, dibuat geger dengan kemunculan seekor ular piton berukuran besar di halaman belakang sebuah rumah, Rabu (21/1/2026) pagi.

Reptil sepanjang sekitar tiga meter itu ditemukan berada di dekat pompa air rumah warga.

Ular piton tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik rumah Masmuah, saat hendak membenahi pompa air di halaman belakang rumahnya sekitar pukul 07.20 WIB.

Terkejut melihat ular besar berada di dekatnya, Masmuah langsung menjauh dan meminta bantuan warga sekitar.

Salah seorang warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pos Pemadam Kebakaran Grogol.

Tak berselang lama, tim Damkar langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 07.17 WIB dan langsung menerjunkan petugas ke lokasi.

"Begitu mendapat laporan, tim Damkar Pos Grogol langsung berangkat dan tiba di lokasi sekitar pukul 07.21 WIB," kata Kaleb, Kamis (22/1/2026).

Menurut Kaleb, ular tersebut berjenis python dengan panjang kurang lebih tiga meter dan berat sekitar tujuh kilogram. Meski tidak menyerang warga, keberadaannya dinilai membahayakan, terutama bagi penghuni rumah.

Baca juga: KPK Berlanjut Penggeledahan di Kota Madiun, Giliran Rumah Kepala Dinas PUPR

Petugas kemudian melakukan penangkapan dengan peralatan khusus, seperti sarung tangan pelindung dan tongkat ular, sesuai prosedur keselamatan yang berlaku.

"Petugas melakukan penangkapan menggunakan tongkat ular dan sarung tangan. Alhamdulillah ular berhasil dievakuasi dengan aman dan sesuai SOP," jelas Kaleb.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 20 menit, mulai pukul 07.23 hingga 07.45 WIB.

Selama proses berlangsung, warga diminta menjauh demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban luka maupun korban jiwa. Setelah berhasil diamankan, ular piton tersebut kemudian dibawa petugas untuk penanganan lebih lanjut.

"Kami imbau masyarakat agar tetap waspada, terutama di musim hujan, karena hewan liar seperti ular kerap keluar dari habitatnya dan masuk ke permukiman warga," imbau Kaleb.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved