Selasa, 21 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Warga di Kediri Minta Bantuan Damkar Evakuasi Pekerja Jatuh dari Lantai Dua

Seorang pekerja bangunan mengalami kecelakaan kerja di Desa Pranggang Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri

Penulis: Isya Anshori | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Damkar Kabupaten Kediri
EVAKUASI - Petugas Damkar Kediri bersama BPBD mengevakuasi pekerja bangunan mengalami kecelakaan kerja saat melakukan pembenahan rumah di Dusun Pranggang Barat Desa Pranggang Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Jumat (16/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pekerja bangunan mengalami kecelakaan kerja saat melakukan pembenahan rumah di Dusun Pranggang Barat Desa Pranggang Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.
  • Korban terjatuh dari lantai dua bangunan sehingga tidak mampu turun sendiri dan harus dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Seorang pekerja bangunan mengalami kecelakaan kerja saat melakukan pembenahan rumah di Dusun Pranggang Barat Desa Pranggang Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

Korban terjatuh dari lantai dua bangunan sehingga tidak mampu turun sendiri dan harus dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 14.10 WIB.

Warga kemudian meminta bantuan Damkar Kabupaten Kediri karena korban mengalami cedera cukup serius pada bagian kaki dan bahu akibat terjatuh dari konstruksi atap.

Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan laporan pertama diterima dari seorang warga bernama Bisma.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Damkar Pos Pare langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

"Setelah menerima laporan, tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare langsung berangkat ke lokasi," ujar Kaleb saat dikonfirmasi, Sabtu (17/1/2026).

Baca juga: Warga Pasuruan Tewas Setelah Alami Laka Tunggal di JLS Blitar

Kaleb menjelaskan, korban terjatuh saat sedang bekerja di lantai dua rumah. Kondisi cedera membuat korban tidak mampu turun ke lantai satu, sementara rekan kerjanya juga tidak sanggup melakukan evakuasi secara mandiri.

"Korban mengalami cedera di kaki dan bahu sehingga tidak memungkinkan untuk diturunkan secara manual. Karena itu warga meminta bantuan petugas untuk melakukan evakuasi dengan aman," jelasnya.

Dalam proses evakuasi, petugas Damkar bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Kediri.

Sejumlah peralatan khusus digunakan untuk memastikan keselamatan korban selama proses penurunan.

"Petugas menggunakan body harness, tandu, serta bantuan kendaraan crane dari BPBD. Korban diturunkan melalui crane dan langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif," kata Kaleb.

Kaleb memastikan seluruh proses evakuasi dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Proses penanganan di lokasi berlangsung hingga sekitar pukul 16.05 WIB.

Berdasarkan data petugas, dalam kejadian tersebut tercatat satu orang mengalami luka ringan dan dua orang mengalami luka berat, sementara tidak ada korban meninggal dunia.

Kaleb mengimbau masyarakat, khususnya pekerja bangunan, untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja dan menggunakan alat pelindung diri saat bekerja di ketinggian guna mencegah kecelakaan serupa terulang kembali.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved