Jumat, 17 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

400 Perempuan di Kabupaten Kediri Didorong Mandiri Lewat Program KIP Jawara

Upaya penguatan peran perempuan dalam menopang ekonomi keluarga terus diperkuat Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui program KIP Jawara

Penulis: Isya Anshori | Editor: Sri Wahyuni
Istimewa/Dinsos Kabupaten Kediri
BERTUMBUH - Sebanyak 400 warga mayoritas perempuan menerima bantuan kewirausahaan dalam kegiatan yang digelar di Gedung Pertemuan Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Selasa (16/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Upaya penguatan peran perempuan dalam menopang ekonomi keluarga terus diperkuat Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui program KIP Jawara
  • Di Kabupaten Kediri, sebanyak 400 warga mayoritas perempuan menerima bantuan kewirausahaan dalam kegiatan yang digelar di Gedung Pertemuan Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Selasa (16/12/2025).
  • Ratusan penerima tersebut didominasi ibu rumah tangga dan perempuan kepala keluarga yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi rumah tangga.

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Upaya penguatan peran perempuan dalam menopang ekonomi keluarga terus diperkuat Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui program KIP Jawara (Kewirausahaan Inklusif dan Produktif).

Di Kabupaten Kediri, sebanyak 400 warga mayoritas perempuan menerima bantuan kewirausahaan dalam kegiatan yang digelar di Gedung Pertemuan Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Selasa (16/12/2025).

Ratusan penerima tersebut didominasi ibu rumah tangga dan perempuan kepala keluarga yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi rumah tangga.

Program ini dirancang untuk mendorong mereka bertransformasi menjadi pelaku usaha mandiri dan produktif.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Ariyanto menjelaskan bahwa KIP Jawara merupakan salah satu program unggulan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur yang fokus pada penguatan ekonomi keluarga rentan.

"Program ini disalurkan kepada warga Kabupaten Kediri untuk mendorong kemandirian ekonomi keluarga. Harapannya, bantuan ini mampu meningkatkan pendapatan dan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga," kata pria yang akrab disapa Ari ini.

Ari menambahkan, sebagian besar penerima merupakan perempuan tangguh yang telah memiliki embrio usaha.

Berbagai latar belakang menjadi alasan mereka masuk dalam program ini, mulai dari kondisi pasangan yang sakit, keterbatasan pendapatan keluarga, hingga status sebagai kepala rumah tangga.

"Mayoritas penerima adalah ibu-ibu yang sudah memiliki embrio usaha. Karena bantuan ini berupa alat atau peralatan usaha, maka penerima harus benar-benar memiliki unit usaha agar bisa berkembang," jelasnya.

Baca juga: Wisatawan Disarankan Lewat Jalan Kepanjen-Pagak-Donomulyo ke Malang Selatan

Tidak hanya menerima bantuan, para penerima KIP Jawara juga akan mendapatkan pendampingan dan monitoring selama kurang lebih enam bulan.

Pendampingan tersebut bertujuan memastikan usaha yang dijalankan benar-benar tumbuh dan berkelanjutan.

"Dengan pendampingan ini, kami berharap KIP Jawara ikut berkontribusi menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Kediri karena dampaknya langsung pada peningkatan pendapatan keluarga," imbuhnya Ari.

Sementara itu, Anggota DPRD Jawa Timur Dapil VIII, Khusnul Arif menyebut KIP Jawara merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Bank Jatim, DPRD Jatim, serta usulan dari Dinas Sosial Kabupaten Kediri.

"Saya berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan sebaik mungkin agar usaha terus berkembang dan tercapai kemandirian ekonomi," katanya.

Pria yang akrab disapa Mas Pipin ini mengungkapkan, sekitar 90 persen penerima bantuan merupakan perempuan, sejalan dengan semangat Putri Jawara atau Perempuan Tangguh Mandiri Jawa Timur Sejahtera.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved