Berita Terbaru Kota Kediri
Sekolah Siaga Kependudukan Digenjot, Kediri Hadapi Tantangan Bonus Demografi 2045
Pemkot Kediri berupaya memperkuat program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di Kota Kediri
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Sri Wahyuni
TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pemkot Kediri berupaya memperkuat program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di Kota Kediri.
Program ini menjadi perhatian karena masih banyak tantangan yang harus dihadapi sekolah dalam menanamkan pemahaman kependudukan kepada peserta didik.
SSK dipandang sebagai salah satu instrumen penting untuk mencetak generasi yang siap menghadapi dinamika bonus demografi serta risiko sosial yang semakin kompleks.
Kepala DP3AP2KB Kota Kediri, dr Fajri Mubasysyir, menjelaskan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah memastikan setiap sekolah betul-betul mampu mengintegrasikan isu kependudukan dalam pembelajaran sehari-hari.
"Kami ingin semua sekolah di Kota Kediri siap menjadi Sekolah Siaga Kependudukan. Ini bukan sekadar program, tetapi investasi jangka panjang bagi anak-anak," kata Fajri, Jumat (12/12/2025).
Menurut Fajri, SSK tidak hanya membahas soal pertumbuhan penduduk, tetapi juga mencakup isu krusial seperti pencegahan kekerasan seksual, pernikahan dini, hingga pembentukan karakter.
Ia menegaskan bahwa seluruh materi tersebut membutuhkan kesiapan guru, kurikulum pendukung, dan komitmen sekolah secara penuh.
"Program ini terbukti membawa dampak positif bagi pemahaman siswa, tetapi tantangan implementasinya masih cukup besar," terangnya.
Ia menyebutkan bahwa saat ini terdapat 24 sekolah yang telah menjalankan SSK. Namun untuk mewujudkan ekosistem pendidikan yang lebih kuat, diperlukan perluasan cakupan ke seluruh jenjang, mulai SD hingga SLTA.
"Harapannya anak-anak sudah mendapat pendidikan kependudukan sejak dini. Kalau literasinya kuat, risiko perkawinan dini dan kekerasan anak bisa ditekan," jelasnya.
Baca juga: Peringatan Hari Mananam Pohon Sedunia, Kota Kediri Tanam Serentak
Selain keterlibatan sekolah, peningkatan kapasitas guru masih menjadi pekerjaan rumah penting. Dr Fajri menegaskan bahwa kompetensi guru perlu terus ditingkatkan agar mampu menyampaikan materi kependudukan secara relevan dan kontekstual.
"Kami melakukan penguatan secara berkala dan memonitor perkembangan tiap bulan untuk memastikan program berjalan berkelanjutan," tambahnya.
Di sisi lain, penilaian SSK yang digelar setiap tahun menjadi momentum untuk memetakan kemajuan dan tantangan di lapangan.
Melalui evaluasi dokumen hingga verifikasi lapangan, Pemkot Kediri dapat mengidentifikasi aspek mana yang sudah kuat dan mana yang masih membutuhkan pendampingan.
"Penilaian kami lakukan sesuai indikator agar sekolah tahu capaian dan kekurangannya," jelas dr Fajri.
Berita Terbaru kota Kediri
program Sekolah Siaga Kependudukan
Kota Kediri
Administrasi Kependudukan
tribunmataraman.com
Pemkot Kediri
| Tren Kendaraan Perempuan Modern di Hari Kartini 2026: Stylish, Aman, dan Praktis Jadi Prioritas |
|
|---|
| Hari Kartini 2026 di Kediri: Wali Kota Tekankan Peran Perempuan dan Aksi Nyata Jaga Lingkungan |
|
|---|
| Polri Luncurkan Ronda Digital di Kediri, Antisipasi Gesekan Antarperguruan Silat |
|
|---|
| Gatot Tri Rahardjo Resmi Jadi Pucuk Pimpinan Lapas Kediri Gantikan Solichin |
|
|---|
| Angeline Wong Tampil di TEDx, Bongkar Tekanan di Balik Label ‘Trophy Kid’ |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Lomba-sekolah-siaga-kependudukan-Kota-kediri.jpg)