Berita Terbaru Kota Kediri
Ditangani dengan Cepat, Suparwono Lega Bisa Menjalankan Operasi Hernia Berkat Program JKN
Ditangani dengan Cepat, Suparwono Lega Bisa Menjalankan Operasi Hernia Berkat Program JKN
Ringkasan Berita:- Warga Kota Kediri terbantu Program JKN- Meski dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), namun pelayanan kesehatan yang didapat memuaskan Suparwono
TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Memiliki jaminan kesehatan adalah hak setiap warga negara. Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hadir memberikan layanan kesehatan kepada seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang sosial setiap pesertanya.
Salah satu peserta aktif JKN dengan segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemerintah Daerah yaitu Suparwono (59), seorang pekerja bangunan yang beralamat di Bandar Lor, Kota Kediri.
Suparwono membagikan pengalamannya ketika memanfaatkan layanan JKN untuk mengatasi masalah kesehatannya. Saat ini Suparwono tengah menjalani perawatan di rumah sakit lantaran dirinya terdiagnosa hernia. Ia menjelaskan awal mula gejala hernia adalah terdapat benjolan di sekitar perut selama tiga bulan dan tidak kunjung menghilang.
”Awalnya terasa ganjel, tapi lama-lama benjolannya sebesar jempol kaki. Karena merasa tidak nyaman akhirnya saya mencoba periksa ke dokter,” ujar Suparwono saat dijumpai di Kediri pada Senin (17/11/2025).
Baca juga: RSU Amelia Pare Tumbuh Bersama BPJS Kesehatan dan Dukung Pelayanan Berkualitas
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tulungagung Salurkan Klaim Lebih Rp 79 Miliar
Suparwono akhirnya memutuskan untuk berobat di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di mana ia terdaftar. Dokter melakukan pemeriksaan awal dan menyarankan Suparwono untuk diberikan rujukan supaya mendapatkan penanganan lebih lanjut di rumah sakit.
”Setelah saya dirujuk ke rumah sakit, saya melakukan pendaftaran dulu di bagian administrasi. Setelah itu menjalani serangkaian pemeriksaan oleh dokter. Dari hasil pemeriksaan tersebut, dokter menyarankan saya untuk segera dilakukan operasi keesokan harinya untuk mencegah kondisi yang lebih parah,” tuturnya.
Suparwono merasa pelayanan yang diberikan di rumah sakit sangat cepat. Operasi yang dijalani berjalan lancar. Suparwono bersyukur, berkat menjadi peserta JKN dirinya mendapatkan layanan kesehatan yang baik.
”Saya masuk ruang operasi itu pukul 12.00 siang, setelah itu tindakan operasi dimulai sekitar pukul 13.00. Satu jam berlangsung, pada pukul 14.00 operasi sudah selesai dilakukan. Bersyukur semuanya tidak ada kendala dan prosesnya begitu cepat,” ucapnya.
Setelah menjalani operasi, kini kondisi Suparwono berangsur membaik. Ia juga menambahkan ini bukan kali pertama dirinya memanfaatkan layanan JKN. Beberapa waktu lalu, Suparwono pernah mengalami tindakan operasi pengangkatan lipoma, yaitu benjolan lemak jinak yang ada di sekitar pergelangan tangannya.
”Alhamdulillah sekarang kondisinya sudah sehat. Tinggal menunggu dokter untuk memeriksa lagi, habis itu saya boleh pulang. Sebelum operasi hernia ini, saya juga pernah pakai JKN untuk operasi uci-uci di tangan. Bersyukur saya jadi peserta JKN selalu terbantu,” katanya.
Selama menggunakan JKN, Suparwono mengaku pelayanan yang diberikan selalu baik. Ia juga tidak pernah dipungut biaya apa pun selama perawatan. Baginya, Program JKN adalah penyelamat hidupnya. Dengan menjadi peserta JKN, Suparwono dapat terbantu dan tidak merasa kesulitan jika ingin berobat.
”Pelayanannya sangat bagus, tidak pernah dibedakan dengan pasien umum. Kalau tidak ada JKN pasti bingung, apalagi bagi masyarakat kurang mampu seperti saya. Harapannya semoga Program JKN bisa terus membantu pesertanya yang membutuhkan,” tutup Suparwono. (*)
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman
(TribunMataraman.com)
| Penumpang Kereta di Daop 7 Madiun Tembus 3 Juta, Naik 12 Persen pada Triwulan I 2026 |
|
|---|
| Wali Kota Kediri Dorong Standar Laboratorium Medik di Jatim Setara |
|
|---|
| Tren Kendaraan Perempuan Modern di Hari Kartini 2026: Stylish, Aman, dan Praktis Jadi Prioritas |
|
|---|
| Hari Kartini 2026 di Kediri: Wali Kota Tekankan Peran Perempuan dan Aksi Nyata Jaga Lingkungan |
|
|---|
| Polri Luncurkan Ronda Digital di Kediri, Antisipasi Gesekan Antarperguruan Silat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Suparwono-59-seorang-pekerja-bangunan-yang-beralamat-di-Bandar-Lor-Kota-Kediri.jpg)