Berita Terbaru Kota Kediri
467 Penerima Bansos di Kota Kediri Dicoret Akibat Judi Online
Pemkot Kediri menindaklanjuti kebijakan Kementerian Sosial RI yang mencoret sejumlah penerima bantuan sosial terindikasi judi online
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Sri Wahyuni
TRIBUNMATARAMAN.COM I KEDIRI - Pemkot Kediri menindaklanjuti kebijakan Kementerian Sosial RI yang mencoret sejumlah penerima bantuan sosial (bansos) karena terindikasi terlibat dalam praktik judi online.
Dari data terbaru, sebanyak 467 keluarga penerima bantuan sosial di Kota Kediri terdampak kebijakan ini dan kini dinyatakan tidak lagi berhak menerima bansos.
Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Paulus Luhur Budi, menyampaikan bahwa pencoretan tersebut dilakukan langsung oleh Kemensos berdasarkan hasil verifikasi yang melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
"Kami hanya menerima data final dari Kemensos. Mereka mendeteksi adanya aktivitas judi online pada rekening penerima bansos," jelasnya, Senin (22/9/2025).
Menurut Paulus, langkah ini diambil sebagai bentuk ketegasan pemerintah dalam memastikan bansos digunakan tepat sasaran.
Namun, ia tidak menampik adanya keresahan masyarakat yang merasa tidak pernah terlibat judi online tetapi namanya tetap tercoret.
"Bagi warga yang merasa keberatan, bisa melapor melalui kelurahan, pendamping PKH, atau langsung ke Dinas Sosial," jelasnya.
Baca juga: BREAKING NEWS Pasutri di Ponorogo Diduga Dibunuh Anak Sendiri
Ia menambahkan, Kemensos juga memberikan peluang bagi penerima yang terdampak untuk mengajukan reaktifasi.
Proses ini hanya berlaku sekali dan diperuntukkan bagi mereka yang terbukti tidak terlibat langsung dalam praktik judi online.
"Sejauh ini baru 15 penerima yang sudah mengajukan reaktifasi. Mayoritas masuk dalam kategori Desil 1 dan 2 atau masyarakat miskin ekstrem," paparnya.
Mekanisme reaktifasi dilakukan melalui pendamping PKH. Penerima harus mengisi formulir klarifikasi, melampirkan foto rumah tampak depan, serta tanda tangan penerima, pendamping, dan Dinas Sosial.
"Pendamping kemudian membawa formulir ke Dinas Sosial untuk diverifikasi. Kami turun langsung ke lapangan melalui pendekatan door to door," terang Paulus.
Dari hasil penelusuran lapangan, lanjut Paulus, banyak penerima yang sebenarnya tidak pernah bermain judi online.
"Beberapa identitas mereka dipinjam orang lain lalu disalahgunakan. Jadi bukan mereka yang melakukan transaksi," katanya.
Paulus mengingatkan bahwa jumlah penerima bansos di Kota Kediri masih cukup besar. Total ada 28.718 penerima yang terdiri dari dua program utama, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/sembako.
Berita Terbaru kota Kediri
Dinas Sosial Kota Kediri
Penerima bantuan sosial
Judi Online
Pemkot Kediri
TribunMataraman.com
ViralLokal
| Kenaikan Pangkat 38 PNS Jadi Momentum Tingkatkan Kualitas Layanan Publik di Kota Kediri |
|
|---|
| 19 Merek Rokok Ilegal Ditemukan di Kediri, Total 3.412 Batang Disita Petugas |
|
|---|
| Putra Tri Ramadani Ukir Sejarah, Atlet Asal Kota Kediri Raih Emas World Climbing Series Praha 2026 |
|
|---|
| 1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Kediri, Jadi Ajang Mencetak Ksatria Nusantara |
|
|---|
| OJK Sebut Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga Meski Tekanan Global Meningkat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Penyaluran-Bansos-Dinsos-Kota-Kediri.jpg)