Santri Kediri Terseret Ombak di Blitar
Ustadz Kondang Rifky Ja'far Thalib Minta Doa Usai Santrinya Hilang Terseret Ombak di Blitar
Tiga santri asal Kediri terseret ombak saat mengikuti kegiatan outing class di Pantai Pangi, Blitar, Kamis (11/6/2026).
Penulis: Samsul Hadi | Editor: faridmukarrom
TRIBUNMATARAMAN.COM | BLITAR - Tiga santri asal Kabupaten Kediri terseret ombak saat mengikuti kegiatan outing class di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, Kamis (11/6/2026).
Dari tiga korban, dua santri berhasil diselamatkan, sementara satu santri perempuan hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Peristiwa ini turut mendapat perhatian dari Ustadz Rifky Ja'far Thalib. Melalui unggahan di Instagram, ia mengajak masyarakat untuk mendoakan para santri yang menjadi korban musibah tersebut.
"Mohon doanya, tiga Santri Muhammadiyah Markaz Qurani salah satu binaan kami hanyut saat berenang di Pantai Pangi Blitar siang ini. Satu berhasil diraih saat hanyut, dua lainnya termasuk putri Ustadz Dika pengasuh pondok belum ditemukan. Bagi yang sedang liburan ke mana pun harap selalu hati-hati dan awasi putra-putri Anda. Semoga Allah selamatkan kita semua, aamiin," tulisnya.
Baca juga: Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay Piala Dunia Tahun Ini Live TVRI: Tuan Rumah Tertekan
Dalam unggahan lanjutan, ia menyampaikan perkembangan terbaru bahwa dua anak telah berhasil ditemukan.
"Update, satu dapat diraih, satu anak diselamatkan nelayan, satu belum ditemukan. Semoga Allah selamatkan, aamiin," lanjutnya.
Berdasarkan informasi dari Polres Blitar, ketiga korban yang terseret ombak adalah M (9), A (9), dan AZ (11). Mereka merupakan bagian dari rombongan wisata yang terdiri dari 26 santri dan 10 ustadz maupun ustadzah dari Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri.
Rombongan tiba di Pantai Pangi sekitar pukul 10.30 WIB untuk mengikuti kegiatan wisata edukasi. Saat itu, beberapa santri bersama seorang ustadz menuju area karang tebing di sisi timur pantai.
Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, menjelaskan bahwa kondisi ombak di lokasi cukup besar dengan ketinggian mencapai sekitar dua meter. Tiba-tiba ombak datang dan menyeret ketiga korban ke arah laut.
Korban AZ berhasil selamat setelah ditolong oleh temannya. Sementara A dan M sempat terseret lebih jauh ke tengah laut.
Tim penyelamat bersama nelayan setempat segera melakukan upaya evakuasi menggunakan perahu. Korban A akhirnya berhasil ditemukan dan diselamatkan sekitar pukul 11.30 WIB sebelum dibawa ke Puskesmas Bakung untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, korban M hingga kini masih dalam pencarian. Proses pencarian melibatkan tim gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Kamladu, serta para nelayan setempat.
Aiptu Muheni mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi ombak sedang tinggi.
"Kami mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat berwisata di pantai demi keamanan dan keselamatan bersama," ujarnya.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman
(TribunMataraman.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Tiga-santri-asal-Kediri-terseret-ombak-saat.jpg)