Jumat, 5 Juni 2026

IRT Korban KDRT di Blitar

BREAKING NEWS Ibu Rumah Tangga di Blitar Tewas Diduga Jadi Korban KDRT Suami

Ibu rumah tangga di Desa Boro Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, meninggal dunia dengan tubuh penuh luka

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/istimewa
KASUS KDRT: Polisi saat mendatangi korban kasus dugaan KDRT di Puskesmas Boro Selorejo Kabupaten Blitar, Selasa (3/2/2026).  

Ringkasan Berita:

TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - SN (48), ibu rumah tangga di Desa Boro Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, meninggal dunia dengan tubuh penuh luka, Selasa (3/2/2026). 

SN diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya sendiri, R (44). 

Saat ini, kasus dugaan KDRT tersebut dalam penyelidikan Satreskrim Polres Blitar

"Kasusnya masih dalam penyelidikan Satreskrim," kata Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni. 

Kepala Desa Boro, Eko Priyono membenarkan peristiwa dugaan KDRT yang dialami warganya.

Ia mendapat laporan kejadian itu sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, korban sudah dibawa ke Puskesmas Boro Selorejo. 

"Korban dalam kondisi sudah meninggal dunia saat dibawa ke Puskesmas," kata Eko. 

Eko mengatakan terdapat sejumlah luka pada tubuh korban, yaitu, di bagian kepala, leher, dan lebam-lebam pada punggung.

Eko mendapat informasi, korban diduga dianiayai oleh suaminya sendiri di rumah.

Baca juga: Dinas Pertanian Nganjuk Bersiap Vaksinasi PMK Ternak di 20 Kecamatan, Terima 7.500 Dosis

Eko kemudian melaporkan kasus itu ke Polsek Selorejo Polres Blitar. 

"Korban diduga dianiaya suminya. Polisi sudah mengamankan pelaku. Polisi juga sudah melakukan olah TKP," ujarnya.

Saat ini, kata Eko, jenazah korban dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk dilakukan autopsi. 

Pelaku Terkenal Tempramental 

Eko menuturkan, pelaku KDRT terhadap istrinya terkenal tempramental.

Dulu, pelaku juga sempat cek-cok dan melakukan penganiayaan terhadap ibu kandungnya. 

"Pelaku memang terkenal tempramental. Dulu pernah cek-cok dan menganiaya ibunya. Pelaku bekerja serabutan," katanya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved