Senin, 8 Juni 2026

Berita Terbaru Kota Blitar

Jembatan Jl CR Sukandar Rawan Ambrol Masih Ditutup Total, Diusulkan Pembangunan ke Pemkot Blitar 

Jembatan di Jl CR Sukandar, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, yang rawan ambrol masih ditutup total untuk kendaraan

Tayang:
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Samsul Hadi
DITUTUP TOTAL: Jl CR Sukandar Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar masih ditutup total karena jembatan di lokasi rawan ambrol, Kamis (29/1/2026). Kecamatan mengusulkan pembangunan jembatan ke Pemkot Blitar. 

Ringkasan Berita:
  • Jembatan di Jl CR Sukandar, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, yang rawan ambrol masih ditutup total untuk kendaraan, Kamis (29/1/2026). 
  • Sampai sekarang masih belum ada tindak lanjut penanganan bangunan jembatan yang kondisinya rawan longsor itu

TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Jembatan di Jl CR Sukandar, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, yang rawan ambrol masih ditutup total untuk kendaraan, Kamis (29/1/2026). 

Sampai sekarang masih belum ada tindak lanjut penanganan bangunan jembatan yang kondisinya rawan longsor itu. 

Camat Sananwetan Kota Blitar, Purwanto mengatakan, dari hasil survei kecamatan, kondisi jembatan Jl CR Sukandar memang rawan ambrol dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. 

Karena itu, masyarakat menutup total sementara jembatan untuk dilewati kendaraan. 

"Kami sudah melaporkan kondisi jembatan ke tingkat kota. Kemudian untuk tindakan lain mengenai perbaikan maupun pembangunan jembatan, sampai sekarang kami masih belum tahu," kata Purwanto, Kamis (29/1/2026). 

Dikatakannya, di musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang), kecamatan juga sudah mengusulkan perbaikan maupun pembangunan jembatan Jl CR Sukandar ke Pemkot Blitar. 

Kecamatan mengusulkan, pembangunan jembatan Jl CR Sukandar agar menjadi salah satu prioritas yang perlu segera dilakukan penananganan.

"Kami sudah usulkan ke Pemkot Blitar di Musrenbang. Karena, kecamatan maupun kelurahan tidak punya spesifikasi teknis untuk pembangunan. Secara kewenangan, kami juga tidak memiliki itu," ujarnya. 

Menurutnya, kewenangan kecamatan maupun kelurahan hanya sebatas melakukan pengamanan potensi bahaya yang mengancam masyarakat. 

Baca juga: Polisi Petakan Jalur Rawan di Trenggalek, Gandusari hingga Tugu Jadi Sorotan

Untuk itu, sampai sekarang masyarakat dengan sepengetahuan kecamatan dan kelurahan masih melakukan penutupan sementara jembatan untuk kendaraan.

"Kami juga sudah koordinasi dengan BPBD dan Dishub soal penutupan jembatan. Karena, jalur itu lumayan ramai. Di dekat jembatan ada sekolah. Selain itu, jalur itu juga menjadi jalan pintas masyarakat dari Jl Imam Bonjol ke Jl Dr Sutomo," katanya.

Sebelumnya, bangunan talud sungai di samping jembatan sempat longsor. Talud longsor itu mengancam satu bangunan rumah warga di lokasi. 

Setelah dilakukan pengecekan, bangunan jembatan di samping talud longsor juga rawan ambrol. Sebagian pondasi di bawah jembatan retak-retak.

(Samsul Hadi/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved