Minggu, 12 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Blitar

Pria di Blitar Ditemukan Tewas di Mobil, Polisi Selidiki Penyebabnya

Supriyono (63), warga Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, ditemukan meninggal di dalam mobilnya

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Samsul Hadi
TEWAS DI MOBIL: Garis polisi terpasang di lokasi penemuan korban meninggal dunia di dalam mobil di Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Senin (8/12/2025). Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban. 

Ringkasan Berita:
  • Supriyono (63), warga Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, ditemukan meninggal di dalam mobilnya, Senin (8/12/2025).
  • Korban ditemukan tak bernyawa di bangku tengah mobil Toyota Kijang miliknya yang terparkir di halaman rumah orang tuanya di Desa Gaprang. 

TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Supriyono (63), warga Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, ditemukan meninggal di dalam mobilnya, Senin (8/12/2025).

Korban ditemukan tak bernyawa di bangku tengah mobil Toyota Kijang miliknya yang terparkir di halaman rumah orang tuanya di Desa Gaprang. 

Kapolsek Kanigoro Polres Blitar, AKP Didik Sugiarto mengatakan, korban kali pertama diketahui meninggal dunia di dalam mobil oleh anaknya sekitar pukul 06.00 WIB. 

"Korban tiap malam menemani ibunya. Rumah korban dan ibunya satu lingkungan. Tapi, korban tidur di dalam mobil yang parkir di halaman, tidak tidur di dalam rumah," kata Didik. 

Korban sudah hampir satu bulan tiap malam tidur di dalam mobil yang terparkir di halaman rumah ibunya. 

Biasanya, habis subuh, korban sudah pulang ke rumahnya. Kali ini, hingga pukul 06.00 WIB, korban belum pulang ke rumah.

"Karena belum pulang, anak korban mengecek ke rumah neneknya. Saat dicek, korban sudah meninggal dunia di dalam mobil," ujarnya. 

Baca juga: UPDATE Pencarian Satu Korban Hilang di Sungai Bodeng Tiudan Tulungagung Belum Ada Hasil

Dikatakannya, polisi masih mendalami penyebab kematian korban. Polisi belum tahu apakah korban meninggal karena serangan jantung atau hal lain. 

Tapi, dari hasil visum luar yang dilakukan petugas kesehatan dari Puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

"Keluarga menerima ini sebagai takdir. Memang korban ini setiap hari menemani ibunya, karena rumahnya bertetangga. Tiap hari tidur di dalam mobil," katanya. 

"Mungkin kondisi mobil terlalu sesak dan berada di bawah pohon atau ada dugaan keracunan ini dalam pendalaman. Kalau hasil visum luar tim kesehatan, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban," lanjutnya. 

Menurutnya, saat ditemukan korban tidur dalam posisi miring di bangku bagian tengah mobil. 

Posisi pintu mobil sebelah kiri dibuka sedikit. Bodi mobil juga dalam kondisi ditutup terpal sebagian.

"Menurut keluarga, korban tidak punya riwayat penyakit," katanya. 

(Samsul Hadi/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved