Sabtu, 11 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Blitar

Tergerus Air Hujan, Jalan di Desa Penataran Blitar Ambrol dan Rawan Longsor

Badan jalan di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, ambrol dan rawan longsor

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Samsul Hadi
RAWAN LONGSOR: Kondisi badan jalan di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, yang ambrol dan rawan longsor, Jumat (17/10/2025 

TRIBUNMATARAMAN.COM I BLITAR - Badan jalan di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, ambrol dan rawan longsor. 

Kondisi jalan ambrol membahayakan para pengendara yang melintas di lokasi. 

Panjang badan jalan yang ambrol sekitar 5 meter. Kondisi bagian bawah badan jalan sudah tergerus air. 

Warga memasang tanda batu dan kayu pada bagian badan jalan yang ambrol. 

"Jalan ini ambrol sudah lama, awalnya kecil. Lama-kelamaan badan jalan yang ambrol tambah panjang dan lebar," kata warga sekitar, Panggih Pangestu, Jumat (17/10/2025). 

Panggih mengatakan, kondisi badan jalan yang ambrol lebih parah setelah terjadi hujan deras beberapa hari terakhir ini. 

Air hujan dari jalan mengalir ke lokasi jalan yang ambrol dan menggerus bagian bawah badan jalan. 

"Kalau tidak segera ada perbaikan, badan jalannya rawan longsor. Kondisi ini membahayakan pengendara," ujarnya. 

Baca juga: Langkah Mudah Pemkab Trenggalek Perangi Kemiskinan, Kedalaman dan Keparahan Kemiskinan Menurun 

Menurut Panggih, jalan yang ambrol itu merupakan jalur ramai kendaraan. 

Jalan itu menjadi jalur alternatif ke tempat wisata Candi Penataran dan ke arah Kediri. 

Truk bermuatan material terkadang juga melintas di jalan tersebut. 

"Warga sudah pernah melapor jalan ambrol ini ke desa, tapi belum ada penanganan," katanya. 

Camat Nglegok, Agus Muntalip Setiawan mengatakan, sudah melaporkan kondisi jalan ambrol ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blitar

Jalan ambrol di Desa Penataran tersebut masuk jalan kabupaten. 

"Dari DPUPR juga sudah mengecek ke lokasi. Informasinya dalam waktu dekat segera ada penanganan di lokasi," katanya. 

Agus juga mengimbau untuk sementara kendaraan bermuatan tidak melintas di lokasi jalan ambrol. 

Hal itu untuk mencegah agar kondisi jalan yang ambrol tidak semakin parah. 

"Kami imbau kendaraan bermuatan tidak melintas di lokasi dulu. Supaya kondisi jalan yang ambrol tidak bertambah parah sampai ada perbaikan," ujarnya.

 

(Samsul Hadi/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik


 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved