Rabu, 8 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Gresik

Dampak Longsor Pipa Perumda Giri Tirta Gresik: Warga Keluar Kocek Dalam untuk Beli Air

Warga di sebagian wilayah Kecamatan Cerme, Kebomas, dan Manyar terdampak air mampet. Pasalnya, pipa Perumda Giri Tirta terdampak longsor.

Editor: faridmukarrom
Perumda Giri Tirta
Warga di sebagian wilayah Kecamatan Cerme, Kebomas, dan Manyar terdampak air mampet. Pasalnya, pipa Perumda Giri Tirta terdampak longsor. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Sejumlah wilayah di Kecamatan Cerme, Kebomas, dan Manyar mengalami krisis air akibat terdampak air mampet.

Situasi ini disebabkan oleh longsor yang mengenai pipa Perumda Giri Tirta. Perbaikan pipa PVC dengan diameter 400 mm di Desa Padeg, Kecamatan Gresik, yang dilakukan oleh tim Perumda Giri Tirta, mengalami perpanjangan waktu karena dampak dari kejadian longsor tersebut.

Akibatnya, distribusi debit air di beberapa pemukiman seperti Perum Citra Asri, Desa Padeg, Perum Banjarsari Asri, Golden East Kebomas, dan sekitarnya mengalami penurunan. Estimasi perbaikan diperkirakan akan selesai dalam waktu 24 jam.

Dirut Perumda Giri Tirta Gresik, Kurnia Suryandi, menyampaikan perkembangan perbaikan di Desa Padeg, Cerme.

Baca juga: Pakai Sarung dan Kawasaki Ninja, Gus Iqdam Jajal Sirkuit Ujian Praktik C di Satlantas Polres Gresik

"Proses perbaikan pipa Dn 400 mm di jembatan Padeg, termasuk pembongkaran giboult join dan incian PVC, telah selesai. Selanjutnya, dilakukan pelebaran galian dan pendalaman galian, serta pemasangan giboult join dan incian HDPE," ungkapnya.

Warga di wilayah terdampak terpaksa harus membeli air sebagai solusi sementara.

Beberapa di antaranya memilih membeli tangki air kubikan seharga Rp 50 ribu, bahkan ada yang harus membeli galon isi ulang.

Salah satu lokasi yang merasakan dampaknya adalah Perumahan Permata Suci (PPS) di Kecamatan Manyar, Gresik.

Meskipun sebagian air sudah mengalir, volumenya terbatas, terutama pada malam hari. Di PPS 2 atau lokasi belakang, air masih belum mengalir.

"Pada PPS, air masih belum menyala sepenuhnya. Sejak hari Senin hingga sekarang, kami masih harus membeli galon isi ulang," ungkap Ibrahim, seorang warga PPS 2.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(TribunMataraman.com/ Willy Abraham)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved