Senin, 8 Juni 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Kediri, BPBD Siaga Pohon Tumbang

BPBD Kabupaten Kediri meningkatkan kewaspadaan menghadapi anomali cuaca berupa hujan lebat dan angin kencang

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Isya Anshori
SIAGA - Kalaksa BPBD Kabupaten Kediri Stefanus Djoko Sukrisno, Kamis (21/8/2025). Dia memberikan informasi terkait kebencanaan di Kabupaten Kediri. 

TRIBUNMATARAMAN.COM I KEDIRI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri meningkatkan kewaspadaan menghadapi anomali cuaca yang belakangan kerap memicu hujan lebat disertai angin kencang.

Beberapa wilayah di Kediri disebut sebagai titik rawan bencana, terutama pohon tumbang dan kerusakan akibat terpaan angin.

Kepala BPBD Kabupaten Kediri menyebut, sejumlah kecamatan menjadi langganan terdampak angin kencang.

Wilayah tersebut antara lain Kecamatan Mojo, Ringinrejo, Kras, Kandat, Plosoklaten, Ngancar, Pare, Papar, Plemahan, Kunjang, hingga Purwoasri.

Jalan-jalan yang dipenuhi pepohonan besar juga disebut rawan insiden pohon tumbang saat angin menerjang.

"Setiap saat kami siaga. Peralatan seperti gergaji mesin sudah kami tempatkan, termasuk di pos-pos Satpol PP dan Damkar di Pare, Ngadiluwih, dan Grogol. Jadi jika ada kejadian, tim di lapangan bisa langsung bergerak cepat," kata Kalaksa BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Djoko Sukrisno saat ditemui di kantornya, Kamis (21/8/2025) siang pukul 11.20 WIB.

Selain gergaji mesin, BPBD juga menyiagakan mobil unit skylift untuk menjangkau pohon berukuran tinggi.

Di sisi lain, pihaknya juga mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sehingga proses evakuasi pohon tumbang bisa lebih cepat dan aman.

Dalam insiden terbaru, hujan deras disertai angin kencang pada Rabu (20/8/2025) sore menimbulkan sejumlah kerusakan. Tercatat tiga titik terdampak di Kabupaten Kediri.

Di Desa Wonojoyo Kecamatan Gurah, sebuah pohon flamboyan berdiameter 50 cm tumbang. 

Baca juga: UPDATE Penganiaya Perempuan Meninggal di Rumah Kos Kota Blitar Diduga Selingkuhan Korban 

Sementara di Desa Tugurejo Kecamatan Ngasem, sebuah kanopi beterbangan dan menutup jalan.

Kasus serupa terjadi di Desa Blabak Kecamatan Kandat, di mana pohon sono berdiameter 60 cm tumbang melintang di jalan.

"Alhamdulillah, penanganan bisa diselesaikan malam itu juga sekitar pukul 20.00 WIB. Kendala kami sempat muncul karena ada kabel listrik yang tertimpa pohon. Untuk itu, kami koordinasi dengan PLN agar aman sebelum dilakukan pemotongan," jelasnya.

BPBD Kediri juga rutin memperbarui informasi prakiraan cuaca kepada masyarakat. Dengan kondisi anomali cuaca yang sulit diprediksi, warga diminta waspada terhadap potensi bencana, terutama yang tinggal di sekitar pepohonan besar dan kawasan rawan angin.

"Kami berharap masyarakat aktif mengupdate informasi cuaca dan lebih hati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Siaga dan waspada menjadi kunci agar risiko bencana bisa diminimalkan," pungkas pejabat BPBD Kediri.

 

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved