Senin, 8 Juni 2026

Bocah Dibunuh Paman di Bangkalan

BREAKING NEWS Bocah Empat Tahun Tewas Dibunuh Paman di Bangkalan

Seorang bocah usia 4 Tahun di Bangkalan Madura meninggal dunia usai digorok sang paman, hanya karena berikut

Tayang:
Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Istimewa
TEWAS DI TANGAN PAMAN : Sejumlah foto beredar di sejumlah grup WhatsApp sejak Kamis (14/8/2025) pagi, menggambarkan tubuh seorang bocah bersimbah darah dengan luka di bagian leher. Danramil Geger, Lettu Inf Supono menyebutkan, bocah berinisial HY itu merupakan korban pembunuhan dengan terduga pelaku berinisial HL (35), yang tak lain adalah paman korban 

TRIBUNMATARAMAN.COM I BANGKALAN – Insiden memilukan terjadi di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Tragedi ini menimpa HY, seorang bocah berusia empat tahun asal Desa/Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Rabu (13/8/2025) malam.

Bocah kecil ini meninggal dunia, dengan tubuh bersimbah darah dan tergeletak di pekarangan rumah.

Bocah itu meninggal diduga akibat perbuatan sang paman, HL (35).

Sejumlah foto menyuguhkan tubuh korban bocah tergeletak dengan bersimbah darah beredar di sejumlah grup WhatsApp (WA) mulai Kamis (14/8/2025) pagi. 

Ada pula sebuah video yang diposting sebagai status profil WA searing warga, menyuguhkan kerumunan warga dan aparat kepolisian dan TNI AD.

“Kejadian penganiayaan sekitar pukul 22.00 WIB oleh HL, berusia 35 tahun, tepatnya di Dusun Langiyur, Desa/Kecamatan Geger. Nah di situ terjadi pembunuhan dengan cara leher korban digorok menggunakan parang,” ungkap Danramil Geger, Lettu Inf Supono, Kamis (14/8/2025) membenarkan berkaitan peristiwa yang terangkum dam foto-foto dan video yang beredar.  

Ia menjelaskan, informasi awal yang diterima Koramil Geger menyebutkan, petaka itu berawal ketika terduga pelaku, HL mencari isterinya di rumah kakak iparnya atau ibu dari korban bocah HY.

Baca juga: Indonesia Gagal Lolos Ke Babak Perempat Final Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 FIVB 2025

Namun ketika upaya pencarian isteri tidak membuahkan hasil, HL malahan mengamuk dengan memecah kaca rumah ibu korban.

“HL juga mendobrak pintu. Di situ ada kakak iparnya (ibu korban) sedang menggendong korban yang masih berusia kurang lebih 4 tahun. Selanjutnya (korban) direbut sama pelaku, di situ terjadi pembunuhan dengan cara leher digorok menggunakan parang,” jelas Supono.

Setelah bertindak sadis, lanjutnya, HL melarikan diri ke dalam hutan belantara. Ia ditangkap personel Koramil dan Polsek Geger serta masyarakat setempat sekitar pukul 03.00 WIB.  

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap terduga pelaku HL.

 

(Ahmad Faisol/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved