Selasa, 21 April 2026

Kampung Inggris Pare Kediri

Melihat Aktivitas Pagi di BEC Kampung Inggris Pare Kediri, Nyaman dan Sehat

Aktivitas pagi di Kampung Inggris Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur begitu nyaman dan menyehatkan serta disiplin

Editor: Sri Wahyuni
TribunMataraman.com/Faiq Nuraini
BEC - siswa masuk ke lembaga kursus BEC di Kampung Inggris Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Suasana pagi di tempat itu nyaman dan menyehatkan 

TRIBUNMATARAMAN.COM I KEDIRI - Banyak orang mengenal Kampung Inggris Pare, di Kabupaten Kediri, Jawa Timur

Sebuah kampung yang kini terdapat ratusan lembaga kursus bahasa Inggris.

Kehidupan di kampung tersebut sudah mirip kampung di kampus-kampus. Rumah warga banyak jadi tempat kos. Sementara ribuan pelajar dan mahasiswa lalu lalang tiap waktu.

Dengan tas berisi buku, mereka bergerak dan beraktivitas. Mobilisasi mereka di seputaran Dua desa. Yakni Desa Pelem dan Desa Tulungrejo.

Keduanya di Kecamatan Pare. Dua desa ini yang kini menjadi pusat kursus bahasa Inggris.

Salah satu lembaga kursus bahasa inggris yang sangat terkenal adalah Basic English Course (BEC).

Tribun Jatim Network berhasil mendapatkan momen saat mereka beraktivitas di Kampung Inggris tersebut.

Begitu mendekati Pukul 06.30, ratusan peserta kursus sudah memadati jalanan kampung. Jam masuk pagi ini, kampung di Pare itu terlihat ramai.

Ada yang jalan kaki. Namun banyak banyak di antara mereka lebih memilih naik sepeda onthel. Moda transportasi menyehatkan ini jadi favorit di Kampung Inggris.

Yang naik motor bisa dibilang sedikit. Mereka lebih memilih naik sepeda bersama sama. Jelas ini mendukung lingkungan sehat.

Saat ini tercatat sudah ada 164 lembaga kursus bahasa asing resmi beroperasi di Pare. Dari jumlah itu, BEC yang menjadi lembaga yang pertama membuka layanan kursus bahasa Inggris di Pare.

Adalah Mr Kalend Osen, tokoh sentral di balik berdirinya BEC. Bapak Kampung Inggris ini berhasil membawa lembaga kursusnya dan kampung Pare menjadi terkenal.

BEC berdiri pada 15 Juni 1977. Lokasinya di Jl Anyelir, Dusun Singgahan, Desa Pelem, Kecamatan Pare.  Dari lembaga ini muncul ratusan lembaga kursus yang lain.

Hampir sebagian besar pemilik lembaga kursus itu tidak lain adalah murid Mr Kalend dan lulusan BEC. Tidak ada larangan jika alumnus BEC mendirikan lembaga kursus baru.

Baca juga: Mengabdi Bertahun-tahun, Wabup Syah Salurkan Bantuan untuk Guru Ngaji Trenggalek 

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Jatim Network, BEC tidak pernah membuka kelas shorts course. BEC membuka kelas minimal 3 bulan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved