Kamis, 18 Juni 2026

Berita Malang

Polinema Resmi Canangkan PKKMB Bebas Kekerasan, Dukung Kampus Aman

Dukung Kampus Aman, Polinema Resmi Canangkan PKKMB Bebas Kekerasan di Malang

Tayang:
Editor: Rendy Nicko
Dok Polinema
SOSIALISASI - Sosialisasi dan Penandatanganan Deklarasi PKKMB Tanpa Kekerasan, Jumat (25/7/2025). 

TRIBUNMATARAMAN.COM, MALANG - Politeknik Negeri Malang (Polinema) menegaskan komitmennya sebagai kampus bebas kekerasan. Bahkan Sosialisasi dan Penandatanganan Deklarasi PKKMB Tanpa Kekerasan, Jumat (25/7/2025).

Sosialisasi itu dilakukan sebagai langkah konkret Polinema dalam menciptakan lingkungan orientasi mahasiswa baru yang edukatif, ramah, dan bebas perundungan.

Penandatanganan deklarasi pun dilakukan oleh Wakil Direktur III Polinema, Ketua Umum PKKMB, Presiden BEM, Ketua Pelaksana PKKMB, dan Ketua HMJ. 

Langkah ini menandai komitmen kolektif civitas akademika untuk mewujudkan PKKMB yang bebas dari segala bentuk kekerasan—baik fisik, verbal, maupun psikologis.

Ketua Satgas PPKPT, Dr. Hudriyah Mundzir, S.H., M.H., menjelaskan bahwa satgas yang semula fokus pada kekerasan seksual (PPKS) kini telah berevolusi menjadi Satgas PPKPT—Penanganan dan Pencegahan Kekerasan di Perguruan Tinggi. 

Perluasan mandat ini mengikuti regulasi terbaru dan bertujuan mencakup berbagai bentuk kekerasan yang bisa terjadi di lingkungan kampus.

“Setiap kasus yang muncul akan ditangani secara serius, karena kita tidak bisa mentoleransi kekerasan dalam bentuk apapun, terlebih dalam kegiatan PKKMB,” tegas Hudriyah.

Senada dengan itu, Wakil Direktur III Polinema, Dr. Eng. Anggit Murdani, S.T., M.Eng., menekankan pentingnya menciptakan suasana PKKMB yang positif dan mendidik.

Ia memperingatkan bahwa di era digital, kekerasan—sekecil apapun—bisa tersebar dengan cepat dan merusak reputasi institusi.

“PKKMB seharusnya menjadi ajang membangun semangat dan solidaritas, bukan menyisakan trauma. Bila ditemukan tindakan kekerasan, sanksinya akan sangat tegas, termasuk pencoretan dari status mahasiswa,” ujarnya.

Sementara itu, Yekie Senja Oktora, S.E., M.M., dari tim Satgas PPKPT, menjelaskan bentuk-bentuk kekerasan di kampus, mekanisme pelaporan, dan prosedur penanganan oleh satgas. 

Ia menekankan bahwa kekerasan tidak hanya berbentuk fisik, tapi juga bisa berupa kekerasan psikis, diskriminasi, intoleransi, hingga kebijakan kampus yang menekan.

Melalui kegiatan ini, Polinema ingin menunjukkan tekad kuat untuk menciptakan ruang PKKMB yang mendidik, beretika, dan menjunjung tinggi nilai-nilai akademik serta solidaritas antar mahasiswa. 

Hal ini merupakan langkah nyata menuju kampus vokasi yang aman, inklusif, dan berkarakter. (*)

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(TribunMataraman.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved