Berita Terbaru Kabupaten Nganjuk
Dua Pria dan 1 Perempuan Muda Ditangkap Polisi Karena Merampas Ponsel Mahasiswa di Nganjuk
Dua pria dan seorang perempuan muda ditangkap polisi karena merampas ponsel seorang mahasiswa di Kecamatan Pace, kabupaten Nganjuk
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM | NGANJUK - Anggota Polsek Pace, Kabupaten Nganjuk, menangkap 2 pria dan seorang perempuan muda yang melakukan perampasan ponsel di depan SPBU Desa Pacekulon, kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk.
Tiga orang ini masing-masing berinsial AL (21) dan KJ (25), warga Saradan Madiun, serta seorang perempuan berinisial AR (24), warga Puncu Kediri.
Ketiganya merampas ponsel korban, seorang mahasiswa, dengan modus memaksa korban mengaku berasal dari perguruan silat.
Kapolsek Pace, AKP Pujo Santoso, mengatakan kasus ini terungkap usai Arya (18), seorang mahasiswa asal Kediri, melapor bila dirinya menjadi korban intimidasi dan perampasan ponsel.
Berdasar laporan korban, peristiwa terjadi kala ia melintas di Desa Pacekulon mengendarai motor.
Setibanya di SPBU Pacekulon, korban mendadak dihentikan oleh para tersangka.
Tersangka mencecar korban sembari memaksanya mengaku dari perguruan silat.
Korban terheran dengan kelakuan tersangka. Merasa bukan anggota perguruan silat, ia sontak membantahnya.
Tapi tersangka malah merampas ponsel korban.
"Usai mendapat laporan, pihaknya lantas melaksanakan penyelidikan," katanya, Jumat (18/7/2025).
Pujo melanjutkan, upaya penyelidikan membuahkan hasil. Tersangka diringkus di rumah masing-masing.
Barang bukti yang disita polisi antara lain, satu unit ponsel, satu unit sepeda motor Vario, helm, dua jaket, dan satu celana jeans yang dikenakan saat kejadian.
"Semoga tindakan tegas ini memberi efek jera dan membuat masyarakat merasa aman," paparnya.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan/atau Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan.
"Dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara," jelasnya.
(danendra kusumawardana/tribunmataraman.com)
editor: eben haezer
| 10 Sapi Bantuan Pemprov Jatim Diduga Dijual, Pokmas Dilaporkan ke Kejari Nganjuk |
|
|---|
| Guru Non ASN di Kabupaten Nganjuk Keluhkan Gaji Kian Kecil, DPRD Langsung Gelar RDP |
|
|---|
| Flyover Mengkreng Coba Diwujudkan, Anggaran Diperkirakan Mencapai Rp 15 Miliar |
|
|---|
| Cerita di Balik Benda Milik Pahlawan Nasional Marsinah yang Dikoleksi di Museum |
|
|---|
| Melihat Lebih Dekat Bangunan Museum Marsinah di Nganjuk yang Bakal Diresmikan Presiden Prabowo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/perampasan-hp-di-pace-nganjuk.jpg)