Minggu, 7 Juni 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Rumah Dua Lantai di Wates Kediri Terbakar Akibat Pemanas Ruangan di Atas Kasur

Rumah dua lantai milik warga bernama Ismiati di Dusun/Desa Jajar Kecamatan Wates Kabupaten Kediri terbakar hebat, Sabtu (12/7/2025) siang.

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: eben haezer
ist
KEBAKARAN - Bangkai perabot dalam rumah 2 lantai di Desa Jajar, kecamatan Wates, kabupaten Kediri, yang terbakar Sabtu (12/7/2025). Diduga kuat, sumber api berasal dari alat pemanas ruangan portabel yang ditinggal menyala di atas kasur. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Sebuah rumah dua lantai milik warga bernama Ismiati di Dusun/Desa Jajar Kecamatan Wates Kabupaten Kediri terbakar hebat, Sabtu (12/7/2025) siang.

Diduga kuat, sumber api berasal dari alat pemanas ruangan portabel yang ditinggal menyala di atas kasur.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.46 WIB dan baru berhasil sepenuhnya dipadamkan sekitar pukul 13.10 WIB.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri dari Pos Ngadiluwih langsung diterjunkan begitu menerima laporan dari pemilik rumah.

Plt. Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono membenarkan kejadian tersebut. Kaleb mengatakan kebakaran diduga terjadi karena kelalaian penggunaan alat pemanas ruangan yang digunakan oleh anak pemilik rumah.

"Dari informasi saksi, anaknya saat itu sedang mengerjakan tugas sekolah di lantai dua menggunakan pemanas ruangan. Tapi pemanas itu ditinggal menyala dan diletakkan di atas kasur. Saat ditinggal, alat tersebut memicu kebakaran," terang Kaleb saat dikonfirmasi, Sabtu (12/7/2025).

Kobaran api baru diketahui setelah pemilik rumah mendengar suara reruntuhan dari lantai atas. Dia segera naik ke lantai dua dan mendapati api sudah membesar. 

Tak butuh waktu lama, tim Damkar yang menerima laporan pukul 11.43 WIB langsung meluncur ke lokasi dengan satu unit armada bermuatan 2.500 liter air.

Dengan kekuatan lima personel, api berhasil dijinakkan dan tidak merembet ke bagian rumah lainnya. Pemadaman dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP), dan situasi berhasil dikendalikan sekitar pukul 13.10 WIB.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke seluruh bangunan," imbuh Kaleb.

Meski tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa, peristiwa ini menyebabkan kerugian material yang tidak sedikit. Kaleb menyebutkan total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 20 juta, terutama pada bagian kamar dan perabotan yang terbakar. Namun, nilai aset rumah yang berhasil diselamatkan diperkirakan sekitar Rp 750 juta.

Pihak Damkar juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan listrik dan alat pemanas, terutama di musim kemarau di mana potensi kebakaran cenderung meningkat.

"Kami mengingatkan agar masyarakat tidak meninggalkan alat listrik dalam keadaan menyala, apalagi yang berpotensi memicu panas tinggi seperti pemanas ruangan. Waspada bisa menyelamatkan nyawa dan harta benda," tegas Kaleb.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

editor: eben haezer


Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved