Breaking News

Anggota TNI Dikeroyok di Arjosari

Alasan Keamanan, Tiga Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI di Terminal Arjosari Ditahan di Polda Jatim

Demi keamanan mereka, tiga tersangka pengeroyok anggota TNI di terminal Arjosari, kota Malang, dipindahkan penahanannya ke Mapolda Jatim

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: eben haezer
ist/tribunnews
Ilustrasi pengeroyokan 

TRIBUNMATARAMAN.COM | MALANG - Tiga tersangka pelaku pengeroyokan anggota TNI di terminal Arjosari, kota Malang, dipindahkan sementara ke Polda Jatim

Ketiganya adalah MA, DS, dan MNH. 

Mereka dipindahkan ke Mapolda Jatim karena faktor keamanan. 

Baca juga: Tas Milik Anggota TNI yang Dikeroyok di Terminal Arjosari Malang Diam-diam Dikembalikan Pencurinya

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto membenarkan hal tersebut.

"Iya benar, tiga tersangka yang telah kami tahan ini dipindahkan ke Polda Jatim. Pemindahan ketiga tersangka dilaksanakan pada Senin (30/6/2025) kemarin dan sifatnya sementara, ini dilakukan semata-mata untuk keamanan," ujarnya, Selasa (1/7/2025).

Meski ketiga tersangka dipindah sementara waktu ke Polda Jatim, namun penanganan perkaranya tetap ditangani oleh Satreskrim Polresta Malang Kota.

"Rencananya hari ini, ketiga tersangka akan kami tarik kembali. Dan kemungkinan, segera kami titipkan di Lapas Malang," ungkapnya.

Baca juga: Anggota TNI Letda Abu Yamin Ceritakan Penyebabnya Dikeroyok Jupang di Terminal Arjosari Kota Malang

Ipda Yudi Risdianto menerangkan, kasus pengeroyokan anggota TNI AL yang terjadi di Terminal Arjosari itu masih dalam penyelidikan intensif.

"Masih dalam penyelidikan. Hasil pemeriksaan dan keterangan ketiga tersangka, masih kami kembangkan," terangnya.

Dalam penyelidikan itu, Satreskrim Polresta Malang juga telah memeriksa dan meminta keterangan para saksi. Baik saksi korban, saksi pelapor, serta saksi dari pihak terminal.

"Keterangan para saksi sudah kami peroleh, dan terkait kronologi awal pengeroyokan dipicu karena cekcok. Namun, ini masih dalam penyelidikan termasuk melakukan pengejaran terhadap pelaku yang belum tertangkap," tandasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perwira TNI Angkatan Laut (TNI AL) Letda Laut (PM) Abu Yamin dikeroyok sejumlah orang saat berada di Terminal Arjosari Malang, Kamis (26/6/2025) sekitar pukul 19.30 WIB.

Korban yang berdinas sebagai anggota Polisi Militer TNI Angkatan Laut (POMAL) di Lantamal V Surabaya ini dikeroyok preman dan juru panggil penumpang (jupang) yang diduga berjumlah 15 orang.

Karena kejadian tersebut, Letda Abu Yamin mengalami sejumlah luka pada bagian wajah, kepala, serta mata dan langsung dilarikan ke IGD Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan perawatan secara intensif.

(Kukuh Kurniawan/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved