Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung
Proses Pencarian Ibu dan Anak Yang Hilang di Samar Tulungagung Terkendala Medan
Pencarian terhadap ibu dan anak yang hanyut terbawa banjir di Desa Samar, kecamatan Pagerwojo, Tulungagung, terkendala medan
Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM | TULUNGAGUNG - Warga bersama TNI, Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung melakukan pencarian ibu dan anak perempuannya, yang hanyut terbawa banjir di Dusun Sendang Bedog, Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, kabupaten Tulungagung, Selasa (20/5/2025).
Korban adalah Eti Puspitasari (37) dan Najma Herra Ramadhani (7) alias Era.
Tim SAR berhasil mengangkat sepeda motor korban, Honda Supra X AG 2230 RBX warna hitam.
Baca juga: Tragis! Ibu dan Anak Perempuannya Hanyut di Desa Samar Tulungagung, Warga Temukan Sepeda Motornya
Sepeda motor ini sebelumnya ditemukan di aliran sungai tepat di samping jalan.
Lokasi Dusun Sendang Bedog terpisah dari wilayah utama Desa Samar.
Untuk ke lokasi harus melewati Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo.
Dengan medan pegunungan dan jalan berbatu, dusun ini lebih dekat dengan wilayah Kabupaten Trenggalek.
Jalan menuju dusun ini harus lewat sebuah jembatan kecil.
Namun gorong-gorong jembatan sudah tertutup dengan material batu, kayu dan tanah.
Akibatnya saat hujan, akumulasi air dari atas mengalir di atas jalan sebelum masuk ke sungai besar di sisi lain jalan.
"Dugaannya korban lewat jembatan yang tertutup ini saat sedang banjir," ujar seorang warga bernama Mbah Umar.
Saat debit air hanya kecil, warga masih berani melintas di jalab yang banjir.
Namun diduga, saat korban melintas, datang air dalam debit besar dari arah atas.
Korban yang sedang melintas diterjang dari arah kanan, hingga tersert ke sungai besar di sebelah kirinya.
Petugas BPBD yang bertugas, M Khotib mengaku hanya bisa melakukan penyisiran dari darat.
Karakter sungainya tidak terlalu lebar, namun penuh dengan bebatuan ukuran besar, sehingga arusnya deras dan berkelok-kelok.
Tim BPBD hanya berbekal tali yang dibutuhkan untuk turun ke kali jika dibutuhkan.
"Tidak mungkin menurunkan alat ke sungai, karena karakternya berbatu-batu," ungkapnya.
Untuk tahap awal, regu BPBD menyisir sejauh 2 kilometer dari titik kejadian menuju hilir.
BPBD Kabupaten Tulungagung juga minta bantuan ke Pos Badan SAR Nasional Trenggalek.
Namun tim Pos Basarnas Trenggalek telah diturunkan semua, sehingga diturunkan tim dari Basarnas Surabaya.
"Basarnas nanti yang akan memberi arahan proses selanjutnya," ucap Khotib.
Kecelakaan ini terjadi pada Senin (19/5/2025) diperkirakan antara pukul 15.00 WIB sampai 16.00 WIB.
Sebelumnya Eti menjemput anaknya MI Unggulan Al Azhaar Pagerwojo pada pukul 14.00 WIB.
Namun keluarga curiga karena hingga pukul 16.00 WIB, Eti dan Era belum sampai rumah.
Telepon genggamnya juga tidak bisa dihubungi.
Warga yang melakukan penyisiran menemukan sepeda motornya di aliran sungai sekitar pukul 20.10 WIB.
Lampu sepeda motor itu masih menyala, meski redup.
Personel BPBD sempat melakukan penyisiran hingga pukul 24.00 WIB, namun belum membuahkan hasil.
(David Yohanes/tribunmataraman.com)
editor: eben haezer
--
Berita terbaru kabupaten Tulungagung
Desa Samar
berita terkini
tribunmataraman.com
Kabupaten Tulungagung
Kecamatan Pagerwojo
| Lapas Tulungagung Deklarasi Zero Halinar, Perketat Pengawasan HP, Narkoba, dan Pungli |
|
|---|
| Penerima Hibah Tulungagung 2026 Capai 980 Lembaga, Dana Tetap Rp19 Miliar |
|
|---|
| Kotak Styrofoam Dikira Bom Gegerkan Tulungagung, Ternyata Berisi Daging Barbeque |
|
|---|
| Viral Dikira Bahan Peledak, Temuan Kotak Styrofoam di Tulungagung Ternyata Berisi Daging Gril |
|
|---|
| PDIP Tulungagung Perbarui Kepengurusan 19 PAC, Target Bangkitkan Era Kejayaan 15 Kursi di DPRD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/ibu-dan-anak-hanyut-di-samar-tulungagung.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.