Minggu, 7 Juni 2026

Berita Terbaru Kota Kediri

Upaya Vinanda Prameswati Wali Kota Kediri Berperang Melawan Banjir

Sejumlah titik di Kota Kediri tergenang banjir, Rabu (14/5) sore.  Ini solusi Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati mengatasi agar banjir tak terulang

Tayang:
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: eben haezer
dok.humas pemkot kediri
TINJAU BANJIR - Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati (kanan) didampingi dinas terkait meninjau titik rawan banjir, Rabu (14/5/2025). Bukan hanya meninjau, ia juga turut memungut sampah yang menyumbat aliran air. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Sejumlah kawasan di Kota Kediri tergenang banjir, Rabu (14/5/2025) sore. 

Di tengah situasi tersebut, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati menunjukkan aksi cepat tanggap dengan turun langsung ke lokasi banjir.

Bukan hanya meninjau, ia juga turut memungut sampah yang menyumbat aliran air.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Jalan Hasanuddin, tepat di depan Perum Perhutani KPH Kediri, yang selama ini dikenal sebagai kawasan langganan banjir.

Selain itu, wali kota termuda ini juga menyusuri Jalan Pattimura, Joyoboyo, dan Diponegoro yang juga masuk kategori rawan genangan.

"Ini bukan hanya soal hujan deras, tapi ada yang lebih penting: gorong-gorong yang tersumbat oleh sampah," ungkap Vinanda di sela kunjungan.

"Saya melihat sendiri ada sampah, daun, bahkan kain yang menyumbat saluran air. Ini harus segera dibersihkan dan diperbaiki," imbuhnya.

Didampingi tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Vinanda menyusuri saluran satu per satu. Ia bahkan tanpa ragu mengangkat kain besar yang menutup gorong-gorong.

"Tadi saya minta Dinas PUPR untuk segera menindaklanjuti dengan perbaikan. Mereka bilang sudah rutin dibersihkan, tapi memang perlu pembenahan struktural di dalam saluran air," terangnya.

Wali Kota Vinanda menegaskan bahwa solusi jangka panjang menjadi fokus utama pemerintah. Ia berkomitmen memastikan sistem drainase Kota Kediri diperbaiki secara menyeluruh agar kejadian banjir tahunan ini tak terus berulang.

Selain upaya dari pemerintah, ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan.

"Menjaga kota ini dari banjir bukan hanya tugas pemerintah. Masyarakat juga harus sadar, jangan membuang sampah sembarangan yang bisa menyumbat saluran air," tegasnya.

Usai dari Hasanuddin, rombongan juga meninjau kawasan Kaliombo dan beberapa titik lainnya yang juga rawan banjir. Setiap lokasi menjadi bahan evaluasi bagi tim teknis untuk menentukan langkah prioritas.

"Kami tidak tinggal diam. Mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar proses perbaikan berjalan lancar. Kota ini milik bersama, dan kita harus menjaganya bersama-sama," pungkas Vinanda dengan penuh harap. (adv)

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

editor: eben haezer

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved