Jumat, 12 Juni 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Proyek Tol Dongkrak Permintaan Truk di Kediri, Segmen Medium Duty Jadi Primadona

Kebutuhan kendaraan niaga di wilayah Kediri dan sekitarnya menunjukkan tren positif seiring dengan meningkatnya aktivitas sektor logistik

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/isya anshori
TRUK FUSO - Salah satu kendaraan truk Fuso dengan teknologi 3.0 untuk kebutuhan niaga di Kediri. Melihat potensi tersebut, Mitsubishi Fuso melalui jaringan distributornya di Kediri, Nganjuk, Tulungagung, dan Trenggalek, berkomitmen untuk memperkuat kehadirannya di pasar kendaraan niaga.  

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Kebutuhan kendaraan niaga di wilayah Kediri dan sekitarnya terus menunjukkan tren positif seiring dengan meningkatnya aktivitas sektor logistik, pertanian, hingga proyek infrastruktur.  

Hal ini diperkuat dengan mulai bergeraknya proyek pembangunan jalan tol Kediri - Tulungagung yang diperkirakan akan mendorong mobilitas barang dalam skala besar.

Melihat potensi tersebut, Mitsubishi Fuso melalui jaringan distributornya di Kediri, Nganjuk, Tulungagung, dan Trenggalek, berkomitmen untuk memperkuat kehadirannya di pasar kendaraan niaga.

Dengan pengalaman 55 tahun di industri otomotif Indonesia, Mitsubishi Fuso mengklaim telah menguasai lebih dari 68 persen pangsa pasar kendaraan niaga nasional.

"Ini bukan sekadar soal menjual truk, tetapi bagaimana kami memberikan solusi yang tepat bagi pelaku usaha, sesuai dengan profil bisnis mereka. Kami ingin menjadi mitra andal bagi pengusaha dalam menjaga kelangsungan dan efisiensi usahanya," ujar Branch Manager PT Sun Star Motor Kediri, Dadang Krisbianto Kamis (15/5/2025).

Menurutnya, keberhasilan mempertahankan kepercayaan pelanggan selama puluhan tahun bukan hal yang mudah.

Oleh karena itu, perusahaan terus berinovasi dan memperkuat layanan purnajual, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi Runner 3.0. 

Teknologi Runner 3.0 merupakan sistem telematika yang memungkinkan pemilik armada untuk memantau kondisi kendaraan secara real-time.

Fitur ini memungkinkan pelacakan posisi kendaraan, konsumsi bahan bakar, hingga estimasi waktu kedatangan barang ke tujuan.

"Dengan Runner 3.0, pemilik kendaraan dapat menganalisa performa truk dan mengatur operasional lebih efisien. Bahkan, bisa langsung memberikan instruksi kepada pengemudi. Ini menjadi nilai tambah, terutama bagi usaha yang mengandalkan ketepatan waktu pengiriman," jelas Dadang.

Selain teknologi, layanan purnajual juga menjadi fokus Mitsubishi Fuso. Mereka menyediakan mobile workshop yang siap melayani perbaikan atau servis di lokasi pelanggan, termasuk saat akhir pekan atau hari libur. Hal ini untuk menjawab kebutuhan pengusaha yang tidak bisa menghentikan kendaraan operasionalnya terlalu lama.

Menjawab tren saat ini, Mitsubishi Fuso menargetkan peningkatan penjualan khusus di segmen medium duty truck (MDT), mengingat kendaraan di kelas ini dinilai paling sesuai untuk menunjang kegiatan proyek maupun distribusi logistik di wilayah yang sedang berkembang seperti Kediri. 

"Untuk truk light duty, kami tetap dominan. Tapi tahun ini fokus kami juga memperkuat penetrasi di kelas MDT," tambahnya.

Keberadaan jalan tol baru dinilai akan mendorong permintaan truk kelas sedang, terutama dump truck, untuk distribusi material proyek infrastruktur.

Mitsubishi Fuso pun melihat momentum ini sebagai peluang memperluas pasar di sektor transportasi konstruksi dan logistik, yang terus berkembang di kawasan selatan Jawa Timur.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved