Berita Terbaru Situbondo

Akibat Dihentikan Paksa Anak Punk, 4 Truk di Situbondo Terlibat Tabrakan Beruntun

Empat kendaraan truk terlibat tabrakan beruntun di Jalan Raya Pantura Situbondo, tepatmya didepan Wisata Pantai Bletok, Desa Bletok, Rabu (16/4/25).

Penulis: Izi Hartono | Editor: eben haezer
ist/Polsek Bungatan
Tabarakan - Anggota Polsek Bungatan saat akan mengurai arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di jalan Pantura Situbondo, Jawa Timur. Kelima anak punk diamankan dan diberi pembinaan setelah di mediasi dengan pengemudi truk. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | SITUBONDO - Empat kendaraan truk terlibat tabrakan beruntun di Jalan Raya Pantura Situbondo, tepatmya didepan Wisata Pantai Bletok, Desa Bletok, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Rabu (16/04/2025).

Tabrakan beruntun yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB itu, dikarena salah satu truk dihentikan oleh gerombolan anak punk.

Sehingga kendaraan truk yang sedang sedang melaju mengerem secara mendadak dan kendaraan truk dibelakangnya tidak dapat mengendalikan.

Akibatnya, sopir truk dan warga sekitar yang melihatnya, tersulut kemarahan dan langsung mengejar rombongan anak punk tersebut.

Upaya pengejaran terhadap anak punk membuahkan hasil, dan selanjutnya diamankan ke Mapolsek Bungatan.

Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Andi Bakhtera Indera Jaya membenarkan laporan terjadinya tabrakan beruntun itu.

Baca juga: Sekeluarga Asal Nganjuk Kecelakaan di Widang Tuban, Satu Orang Meninggal Dunia

"Iya benar, tapi itu diselesaikan," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Bungatan,Iptu Liskurahman mengatakan, setelah mendapat laporan kecelakaan itu, pihaknya bersama anggota mendatangi lokasi kejadian untuk mengatur arus lalu lintas.

Selain itu, kata Iptu Liskurahman, anggotanya juga turun membantu mencari keberadaan anak punk yang menyebabkan terjadinya laka lantas tersebut.

"Ada lima orang anak punk yang berhasil diamankan malam itu," katanya.

Selain memberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan,sambungnya, pihaknya memanggi orang tua anak punk itu untuk dilakukan mediasi dengan pengemudi truk yang terlibat tabrakan beruntun itu.

"Akhirnya hingga pukuk 03.00 dini hari,  mediasi selesai," pungkasnya.

 

(Izi/tribunmataraman.com)

Editor: Firdausy Fajarina (int)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved