Banjir di Pamekasan Madura

Banjir 3 Hari di Pamekasan , 7 Rumah Terdampak Parah dan 1 Jembatan Tak Bisa Dilalui

Kabupaten Pamekasan, telah dilanda banjir selama tiga hari, hingga menyebabkan beberapa rumah terdampak parah, serta satu jembatan tak dapat dilalui

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/Kuswanto Ferdinan
BANJIR DI PAMEKASAN - Suasana saat anggota Polsek Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura melakukan pengaturan dan pengamanan di area banjir di Desa Palengaan Daja, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | PAMEKASAN - Kabupaten Pamekasan, Madura telah dilanda banjir selama tiga hari berturut - turut akibat luapan air sungai, hingga menyebabkan beberapa rumah terdampak parah, serta satu jembatan tidak dapat dilewati

Selama tiga hari, sejak Sabtu (12/4/2025) hingga Senin (14/4/2025) hati ini, Kabupaten Pamekasan, Madura dilanda banjir.

Banjir terbesar terjadi di Desa Palengaan Daja, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Banjir yang terjadi di wilayah tersebut, dimulai sejak pukul 14.30 WB.

Kapolsek Palengaan, AKP Muh. Syaiful Bahri Maulana mengatakan, terdata 6 rumah terdampak parah di Dusun Londalem, dan 1 rumah terdampak parah di Dusun Tareta.

Selain itu, 1 akses jembatan utama di Desa Palengaan juga terdampak banjir dan tidak bisa dilalui kendaraan.

"Banjir mulai melanda mulai pukul 14.30 WIB yang bermula dari luapan air sungai sehingga terjadi banjir yang disebabkan hujan deras di Dusun Londalem,  Laccaran dan Tareta 1 Desa Palengaan Daja," kata AKP Syaiful.

Baca juga: Cegah Banjir, Mas Pipin Dorong Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan di Kediri Raya

Pengamatan AKP Syaiful, hujan deras di wilayah hukum Polsek Palengaan mengakibatkan luapan air sungai sehingga terjadi banjir di beberapa dusun di Desa Palengaan Daja, Kecamatan Palengaan.

Saat terjadi banjir, Polsek Palengaan mendatangi lokasi banjir, membantu warga terdampak, dan mendata masyarakat yang terdampak banjir. 

"Kami juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Kepala Desa, BPBD,  Kecamatan dan Koramil untuk menindaklanjuti akibat banjir yang menimpa warga terdampak," ungkapnya.

AKP Syaiful bersyukur, saat ini ketinggian air sungai sudah mulai surut dan akses jalan maupun jembatan segera bisa dilewati.

"Situasi sudah aman dan kondusif, serta tidak ada korban jiwa," pungkasnya.

 

(Kuswanto Ferdinan/tribunmataraman.com)

Editor: Firdausy Fajarina (int)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved