Berita Terbaru Kabupaten Kediri
DPRD Kabupaten Kediri Minta Petani Jaga Kualitas Gabah agar Bulog Maksimal Serap Hasil Panen
Petani di Kabupaten kediri diminta meningkatkan kualitas gabah agar penyerapan oleh Bulog makin optimal.
Penulis: Isya Anshori | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Serapan gabah oleh Bulog di Kabupaten Kediri belum optimal karena terkendala kualitas hasil panen petani.
Menjelang panen raya yang diprediksi terjadi pada akhir April 2025, petani diimbau untuk meningkatkan mutu gabah mereka agar dapat terserap dengan harga sesuai Harga Pokok Pembelian (HPP) Bulog yaitu Rp 6.500 per kilogram.
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kediri, Ketut Gutomo meminta petani untuk menjaga kualitas gabah mereka agar dapat diserap maksimal oleh Bulog.
Ketut menilai gabah yang diproduksi petani di Kabupaten Kediri sebenarnya sudah memiliki kualitas baik dan perlu dipertahankan.
"Dari pantauan kami di lapangan, kualitas gabah yang dihasilkan petani sudah cukup baik dan ini harus terus dijaga agar penyerapan Bulog bisa lebih maksimal," kata Ketut saat dikonfirmasi, Minggu (23/3/2025).
Menurutnya, jika petani mampu mempertahankan kualitas hasil panennya, maka mereka dapat menjual gabah ke Bulog sesuai dengan ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Selain itu, ia mengingatkan agar petani tidak mudah tergiur oleh tawaran harga dari oknum tengkulak yang berpotensi membeli gabah dengan harga lebih rendah.
"Kalau kualitas gabah sudah baik, jangan sampai tergoda dengan tawaran dari oknum nakal yang membeli dengan harga lebih murah dari HPP," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Kediri, Imam Mahdi menuturkan bahwa pihaknya masih menyerap gabah kering giling (GKG) petani dengan harga sesuai HPP.
Namun, ada kendala dalam proses penyerapan, salah satunya adalah minimnya mesin pengering gabah di wilayah Kediri dan Nganjuk.
Imam menambahkan bahwa saat ini beberapa daerah, termasuk Nganjuk sudah memasuki masa panen raya, sementara panen raya di Kediri diperkirakan baru akan berlangsung pada April 2025.
Dengan kondisi ini, Bulog berharap dapat memaksimalkan serapan gabah di wilayah Kediri agar stok beras tetap aman, terutama menjelang bulan Ramadan dan Lebaran.
"Saat ini kami masih melakukan penyerapan gabah dengan harga resmi Rp 6.500 per kilogram, tetapi ketersediaan mesin pengering masih menjadi tantangan," kata Imam Mahdi.
(Isya Anshori/TribunMataraman.com)
editor: eben haezer
berita terbaru kabupaten Kediri
DPRD Kabupaten Kediri
panen raya
serapan gabah
TribunMataraman.com
Kabupaten Kediri
| HKTI Kediri Dukung Penguatan Koperasi Tebu, Dinilai Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Petani |
|
|---|
| Lahan Tebu di Ngancar Kediri Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 100 Juta |
|
|---|
| IPSI Kabupaten Kediri Tingkatkan Kualitas Pelatih dan Wasit Juri, Bidik Prestasi di Porprov 2027 |
|
|---|
| Menteri Koperasi Datang ke Kediri, Saksikan MoU Pasokan Tebu untuk Pabrik Indogula Joyoboyo |
|
|---|
| Tebu 3.000 Meter Persegi di Gampengrejo Kediri Gagal Panen Usai Terbakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/serapan-gabah-kabupaten-kediri.jpg)