Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Bazar Pasar Murah Polres Kediri, Beras hingga Minyak Goreng Langsung Diserbu Warga 

Bazar pasar murah di Polres Kediri diserbu warga. Sebab, harga bahan pokok yang dijual, dihargai jauh lebih murah dari harga normal

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/isya anshori
BAZAR MURAH - Suasana bazar pasar murah di halaman Mapolres Kediri, Rabu (12/3/2025). Bazar murah ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan, dalam menyambut Lebaran.  

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Ratusan warga memadati halaman Mapolres Kediri di Jalan PB Sudirman No 56 Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Rabu (12/3/2025) sore.

Kehadiran mereka untuk berburu bahan pokok dengan harga lebih murah dalam bazar murah yang digelar oleh Polres Kediri dan Yayasan Kemala Bhayangkari. 

Sejak pukul 15.30 WIB, warga mulai berdatangan dan antrean pun mengular hingga depan pintu masuk Mapolres Kediri. Antusiasme masyarakat begitu tinggi mengingat harga yang ditawarkan dalam bazar ini jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.

Misalnya, beras ukuran 5 kilogram dijual hanya Rp57.000, jauh lebih murah dibanding harga pasaran yang mencapai Rp75.000. Begitu pula dengan gula pasir yang dibanderol Rp15.000 per kilogram, lebih rendah dari harga pasar yang mencapai Rp18.000 per kilogram.

Sementara itu, Minyakita dijual Rp15.000 per liter, sedangkan di pasaran harganya berkisar Rp17.000 hingga Rp18.000 per liter. Tak hanya bahan pokok utama, bazar murah ini juga menyediakan berbagai kebutuhan lain seperti kecap, susu kental manis (SKM), aneka sirup Marjan Squash, serta produk hasil UMKM yang dikelola oleh Polwan Polres Kediri.

Salah satu warga yang ikut berbelanja, Supeni, mengaku bersyukur bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah. Warga Desa Sumberbendo, Kecamatan Pare ini bahkan rela datang lebih awal demi mendapatkan barang yang dibutuhkan.

"Hari ini saya beli dua sak beras ukuran 10 kilogram, harganya jauh lebih murah dibanding di pasar," ujarnya. 

Supeni menambahkan, selisih harga yang cukup signifikan membuatnya tak ragu untuk mengantre. 

"Selisihnya lumayan, gula lebih murah Rp3.000 per kilogram, minyak goreng juga lebih murah Rp2.000 per liter, sedangkan beras lebih murah Rp2.000 per kilogram," ungkapnya.  

Kapolres Kediri, AKBP Bimo Ariyanto, mengatakan bahwa bazar murah ini merupakan bagian dari program Ramadan yang bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Program ini tidak hanya digelar di tingkat Polres, tetapi juga akan dilaksanakan oleh Polsek jajaran di berbagai wilayah.

"Hari ini kita gelar bazar murah, dan melihat tingginya animo masyarakat, tidak menutup kemungkinan minggu depan kita akan menggelar kembali acara serupa," jelasnya. 

AKBP Bimo menambahkan bahwa total bahan pokok yang disiapkan dalam bazar ini cukup besar, termasuk dua truk berisi 16 ton beras. Paket yang disediakan terdiri dari beras, gula, minyak, sirup, kecap, dan susu, yang semuanya dijual di bawah harga pasar.

Kapolres Kediri berharap bazar murah ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan, dalam menyambut Lebaran. 

"Kami ingin membantu masyarakat, terutama yang kurang mampu, agar bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang Lebaran," tandasnya.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

editor: eben haezer

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved