Sabtu, 6 Juni 2026

Pil Pahit Efisiensi Anggaran

Respon Efisiensi Anggaran, Mas Ipin Bupati Trenggalek Rombak SOTK

Merespon kebijakan efisiensi anggaran, Bupati Trenggalek, mas Ipin akan merombak struktur organisasi dan tata kerja. Akan ada 4 OPD Baru di pemkab

Tayang:
Penulis: Sofyan Arif Chandra | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/sofyan arif candra
PIDATO AWAL JABATAN - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin sampaikan visi misi di Gedung DPRD Trenggalek, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Surodakan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (6/3/2025). Mas Ipin tekankan efisiensi anggaran sesuai Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 

TRIBUNMATARAMAN.COM | TRENGGALEK - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin berencana mengoptimalkan peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan merombak SOTK (struktur organisasi dan tata kerja).

Perombakan SOTK ini dilakukan sebagai tindak lanjut adanya instruksi presiden (Inpres) nomor 1 tahun 2025 tentang efisiensi penggunaan anggaran. 

Mas Ipin, sapaan akrab Mochamad Nur Arifin menyebutkan setidaknya akan ada 4 OPD baru di lingkungan Pemkab Trenggalek.

Perombakan SOTK tersebut menurutnya tidak akan mencederai esensi efisiensi. Karena satuan kerja yang menghasilkan pendapatan akan diperkuat, sedangkan OPD lain yang berpotensi dilebur maka akan dilebur.

"Salah satu yang akan menjadi fokus kita adalah Badan Penerimaan Daerah, nanti ada maksimalisasi aset. Kemudian kemarin KPK telah merilis indeks pencegahan korupsi yang didalamnya juga mengatur barang milik daerah," kata Mas Ipin, Sabtu (8/3/2025).

OPD kedua yang akan dibentuk Mas Ipin adalah Dinas Pemuda dan Olahraga. Mas Ipin ingin anak muda di Trenggalek lebih diperhatikan. 

Selain itu sarana dan prasarana olahraga juga harus dioptimalkan. Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, selain membuat sehat masyarakat Trenggalek, sarpras olahraga seyogyanya juga bisa menambah pendapatan daerah.

"Misalnya fun football tidak usah menyewa lapangan jauh - jauh. Kita ingin lapangan (Stadion Menak Sopal) kita perbaiki dengan rumput sintesis," jelasnya.

Sedangkan OPD yang ketiga adalah bidang riset dan inovasi daerah untuk mendukung penelitian, pengembangan, dan penerapan teknologi di tingkat daerah serta meningkatkan daya saing dan pembangunan berkelanjutan

"Lalu yang keempat adalah dinas lingkungan hidup. Karena kita punya target net zero carbon sehingga pengelolaan sampah lebih kita fokuskan," ucap Mas Ipin.

Lulusan Magister Manajemen Sumberdaya Manusia Universitas Airlangga Surabaya ini juga membocorkan adanya OPD yang dilebur, misalnya saja bidang cipta karya yang sebelumnya menjadi satu dengan lingkungan hidup akan digabungkan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Lalu Mas Ipin juga mempertimbangkan untuk melebur bidang kearsipan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

"Untuk gedung kita upayakan untuk memaksimalkan yang ada sehingga tidak mengeluarkan anggaran lagi (untuk pembangunan kantor dinas yang baru) begitu juga dengan SDMnya (sumber daya manusianya)," pungkasnya. 

(TribunMataraman/Sofyan Arif Candra)

editor: eben haezer

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved